By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Mortir Peninggalan Perang Dunia Kedua Kembali Ditemukan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Mortir Peninggalan Perang Dunia Kedua Kembali Ditemukan
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

Mortir Peninggalan Perang Dunia Kedua Kembali Ditemukan

Redaksi
Last updated: 24 Mei 2022 21:34
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Personel Detasemen Gegana Satbrimobda Polda Kaltara berhasil melakukan evakuasi benda menyerupai bom dari wilayah lokasi galian tanah di RT 11 Kelurahan Juata Kerikil pada Selasa (23/5/2022) sore.

Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga yang menemukan sebuah benda mencurigakan yang mirip sebuah bom. Setelah tiba di lokasi, sekitar pukul 13.30 oleh Tim Detasemen Gegana Brimob Polda Kaltara langsung melakukan penggalian.

Saat dikonfirmasi, Pejabat Sementara Panit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimobda Polda Kaltara, Bripka Budiono menuturkan berat dari bom ini sekitar 500 kilogram dengan panjang sekitar 1 meter. Bom tersebut juga memiliki radius ledakan hingga 5 kilometer.

“Ini jenis mortir berhulu ledak tinggi yang kemungkonan dilemparkan lewat pesawat udara. Sebenarnya bom jenis ini ada ekornya sebagai penyeimbang, tapi sepertinya sudah putus dan tidak ada saat ditemukan,”ujarnya.

Lanjutnya, mortir tersebut dipastikan masih aktif dan cukup berbahaya jika disentuh. Ia menambahkan, bukit atau gunung dulunya merupakan lokasi bertahan para prajurit saat terjadi perang dunia kedua di Tarakan. Tak heran, jika kebanyakan jenis bom militer sering ditemukan warga.

“Khawatirnya kalau sudah dilontarkan, pasti susunannya di dalam ada perubahan. Nah itu yang kita takutkan. Kalau diutak-atik, orang yang tidak tahu tidak paham, terpicu, bisa membahayakan masyarakat,” terangnya.

“Ini salah satu jenis mortir terbesar yang ditemukam. Mortir ini ditemukan kemarin sore sudah menjelang malam. Jadi, baru hari ini di evakuasi. Jangan sampai juga dipindahkan sendiri, itu bahaya, jadi menunggu Brimob,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Kuota Haji Turun, Sebagian Calon Jemaah Belum Lengkapi Dokumen
Diantar Ratusan masyarakat, Relawan Andi Sulaiman Sambangi Kantor PKB dan PAN
Segera Diperbaiki, Perbaikan Jalan Binalatung Gunakan APBD
Bantah Adanya Pengelapan BBM, Polres Tarakan Tegaskan Persoalan Penggelapan BBM Selesai
You Have To Watch Mariah Carey’s New Year’s Eve Nightmare in Times Square
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article KIPI Tanah Kuning jadi Role Model Ekonomi Hijau
Next Article Belum Taubat, Residivis Narkoba Diciduk Usai Lakukan Curanmor
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?