By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Minim Personil, Bea Cukai Maksimalkan Patroli Bersama
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Minim Personil, Bea Cukai Maksimalkan Patroli Bersama
KALTARAPEMERINTAHAN

Minim Personil, Bea Cukai Maksimalkan Patroli Bersama

Redaksi
Last updated: 7 September 2023 01:12
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, perairan Kaltara memiliki persoalan kompleks terhadap aktivitas perdagangan. Sehingga perairan Kaltara cukup rawan terhadap pelbagai masuknya barang ilegal dan penyeludupan narkoba. Oleh sebab itulah, berbagai instansi vertikal cukup intens dalam melakukan patroli intens guna mencegah masuknya barang ilegal ke Indonesia melalui Kaltara. Namun demikian, beberapa lembaga pengawasan juga memiliki keterbatasan dalam patroli seperti minimnya sarana patroli dan keterbatasan personil.

Saat dikonfirmasi, kasi Penyuluhan dan pelayanan Informasi Bea Cukai Kadri Ansyari menerangkan, sejauh ini pihaknya cukup intens melakukan patroli baik secara mandiri maupun kolaborasi. Dikatakannya, melewati pertengahan tahun 2023 sedikitnya 5 kasus yang pernah diungkap bea cukai mengagalkan masuknya barang ilegal.

“Sejauh ini kami melaksanakan patroli cukup rutin baik dilakukan secara mandiri maupun bersama-sama dengan stakeholder terkait. Sepanjang tahun ini sudah 5 kasus yang diungkap yang didominasi penindakan kosmetik ilegal. Secara kuantitas barang ilegal cukup banyak masuk di Kaltara,”tuturnya.

“Sepertinya tahun ini cukup tinggi yah dari tahun sebelumnya. Pertama dari tangkapan teman-teman Lantamal kan cukup besar 31koli. Itu tanggal 22 Juni, dan sempat ditemukan 43 koli kosmetik yang dicampur ikan layang. Karena kan waktu itu impor ikan layang kan tidak diperbolehkan di semua tempat. Tapi.sepertinya sekarang sudah mulai dibuka dinas perdagangan dan kelautan,”sambungnya.

Ia mengungkapkan, jika sejauh ini Bea Cukai menghadapi kondisi terbatasnya personil. Hal itu disebabkan penerimaan rekrutan pegawai baru setiap tahunnya berkurang. Sehingga dengan jumlah personil yang minim pihaknya harus bisa menjalankan strategi khusus agar tetap dapat menjalankan tugas dengan maksimal.

“Perlu saya sampaikan bahwa bea cukai, dari personel sekarang sangat kurang apalagi penerimaan pegawai bea cukai semakin lama semakin berkurang. Untuk mengakali kurangnya personil kami selalu mengadakan patroli bersama dengan teman-teman stakeholder lainnya. Karena penangganan di perairan Kaltara ini sulit dilakukan sendiri dengan keterbatasan personel,”tuturnya.

Print Friendly, PDF & Email
Komite III DPD RI Dorong Penguatan Kewenangan BPOM dalam Pengawasan Obat dan Makanan
Pemprov Serahkan Bantuan Kebakaran Karang Anyar Pantai
Sukseskan ‘Gerakan Kaltara Rumah Kita’
Gubernur Kaltara Sambangi Lokasi Kebakaran dan Berikan Bantuan kepada Korban
Harapkan Partisipasi Maksimal, KPU Tarakan Gelar Rakor PSU Dapil Tarakan 1
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sepakat Bentuk Borneo Economic Community Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Kalimantan
Next Article Sosialisasikan KKPD untuk Pengadaan Barang dan UMKM
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?