By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Lewat Sosialisasi GAP, Harap Hasilkan Komoditas Cabe dan Buah Kualitas Baik
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Lewat Sosialisasi GAP, Harap Hasilkan Komoditas Cabe dan Buah Kualitas Baik
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

Lewat Sosialisasi GAP, Harap Hasilkan Komoditas Cabe dan Buah Kualitas Baik

Redaksi
Last updated: 13 Juni 2022 19:33
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

NUNUKAN – Dalam menghadapi tantangan dan tuntutan konsumen dan pasar terhadap tersedianya berbagai macam produk pertanian, serta dapat bersaing secara global. Maka, praktik pertanian perlu disempurnakan agar lebih produktif dan efisien. Praktik pertanian tersebut adalah praktik budidaya pertanian yang baik atau “Good Agricultural Practices (GAP).

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara, Heri Rudiyono, melalui Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Suhaeli usai menggelar Sosialisasi GAP dalam Penyusunan SOP (Standar Operasional Prosedur) tanaman cabe dan buah, Kamis (9/6) belum lama ini.

Ia mengatakan, GAP metode budidaya tanaman yang baik memenuhi persyaratan mutu, keamanan, kesehatan dan keamanan pekerja dan meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, menurut Heri, GAP juga meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman.

“Selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani, lewat kegiatan ini dapat mendorong para petani memiliki sikap mental, bertanggungjawab terhadap produk yang mereka hasilkan,” katanya.

Ia juga berharap lewat materi yang diberikan, para petani dapat mengaplikasikan GAP penyusunan SOP dengan benar, sehingga dapat menghasilkan komoditas tanaman khususnya tanaman cabe dan buah berkualitas baik di Kaltara.

Untuk diketahui, peserta sosialisasi berjumlah sekitar 50 orang, terdiri dari petani laki-laki dan perempuan yang ada di wilayah Kabupaten Nunukan.

Print Friendly, PDF & Email
Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kaltara Capai Rp 490,74 miliar
Bunyu Diperjuangkan Masuk Program Tol Laut
Instruksikan Disperindagkop-UKM Lakukan Pembinaan
Pastikan Tidak Ada Warga Binaan Melanggar, Lapas Tarakan Gelar Razia
Raih Penghargaan Apresiasi Tokoh Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ekonomi Perbatasan Diperkuat
Next Article Bakal Berikan Penghargaan Untuk Warga dan Instansi yang Tertib KCKR
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?