By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Lakukan RDP dengan Dirjen Kesmas, Hasan Basri sampaikan Pentingnya Pemerataan Sistem Kesehatan Jiwa di setiap Daerah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Lakukan RDP dengan Dirjen Kesmas, Hasan Basri sampaikan Pentingnya Pemerataan Sistem Kesehatan Jiwa di setiap Daerah
KALTARAPEMERINTAHAN

Lakukan RDP dengan Dirjen Kesmas, Hasan Basri sampaikan Pentingnya Pemerataan Sistem Kesehatan Jiwa di setiap Daerah

Redaksi
Last updated: 23 September 2022 22:36
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

JAKARTA – Pimpinan dan Anggota Komite III DPD RI, melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, di Gedung DPD RI, Senayan, Senin(12/09/2022).

Hadir diantaranya, Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri dan Anggota Komite III DPD RI, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Maria Endang Sumiwi, Direktur Kesehatan Jiwa Vensya Sitohang, dan jajaran Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kegiatan RDP dilakukan dalam rangka Inventaris Materi berkenaan dengan Pengawasan atas Pelaksanaan UU No. 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa.

Hasan Basri selaku Ketua Komite III DPD RI mengemukakan jika saat ini UU No. 18 Tahun 2014 telah mengatur dan menjamin hak Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk mendapat kesehatan

“namun sangat disayangkan, saat ini belum semua provinsi mempunyai rumah sakit jiwa, sehingga tidak semua orang dengan masalah gangguan jiwa mendapatkan pengobatan,” kata Hasan Basri dalam sambutannya.

Ketua Komite III DPD RI yang akrab disapa HB menyampaikan, hingga tahun 2021 terdapat Empat provinsi di Indonesia yang belum memiliki fasilitas Rumah Sakit Jiwa, yaitu Gorontalo, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Papua Barat.

Hasan Basri menilai walaupun UU No. 18 Tahun 2014 sudah diterapkan, masalah SDM yang profesional untuk tenaga kesehatan jiwa juga masih sangat kurang, karena sampai hari ini jumlah psikiater sebagai tenaga profesional untuk pelayanan kesehatan jiwa hanya sekitar 1000 orang.

“artinya, satu psikiater melayani sekitar 250 ribu penduduk. Hal ini merupakan beban yang sangat besar dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia,” kata Hasan Basri.

Lebih jauh, Hasan Basri menyampaikan di tahun 2021 Provinsi Kaltara, prevalensi gangguan depresi terletak di angka 5,7 persen dimana angka tersebut masih sedikit lebih rendah dari rata-rata nasional.

Sedangkan, menurut ia prevalensi gangguan jiwa skizofrenia di Kalimantan Utara sebesar 6,8 persen dimana angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“walaupun angka prevalensi Kaltara masih dibawah nasional, namun pembangunan rumah sakit ini sangat dibutuhkan,” kata Senator asal Kalimantan Utara.

“untuk itu, melalui RDP ini kami, memberikan rekomendasi bahwa perlu adanya sinergitas kerjasama di dalam bidang kesehatan jiwa antara Pempus dan Pemda untuk melakukan pemerataan terhadap layanan dan akses kesehatan Jiwa di Kaltara,” tegas Hasan Basri.

Menurutnya, sistem kesehatan jiwa yang baik melibatkan berbagai lapisan masyarakat yaitu dengan adanya literasi individu yang baik terhadap kesehatan jiwa, adanya sistem kesehatan jiwa dalam lingkup sekolah, traditional healer/panti yang mau bekerja sama dengan profesional kesehatan jiwa, serta penguatan kesehatan jiwa berbasis keluarga.

“Kesadaran dan pengetahuan kesehatan jiwa saat ini perlu dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat. Upaya pemerataan terkait kondisi kesehatan jiwa di Indonesia juga dapat menjadi salah satu upaya pembangunan bangsa,” kata Hasan Basri.

Senator Muda asal Kalimantan Utara Hasan Basri, menyampaikan perlu adanya kesinambungan program dan sinergitas antar lembaga dalam upaya rehabilitatif Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28 UU Kesehatan Jiwa.

Dipenghujung acara, Ketua Komite III DPD RI asal Kalimantan Utara, Hasan Basri menyampaikan usulan kegiatan untuk dapat ditindaklanjuti di Kalimantan Utara, sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. Usulan yang diajukan seperti pembangunan Rumah Sakit Jiwa dengan Fasilitas lengkap, Bantuan Penyediaan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, dan lain-lain.

Print Friendly, PDF & Email
Resmi Diperkenalkan, Eks Kapolsek Utara Said Munir Siap Maju Menjadi Caleg PKS ?
Launching Beasiswa Kaltara Unggul, Pemprov Kucurkan Rp 15 Miliar
DPP PAN Keluarkan Surat Rekomendasi Untuk Tiga Bacalon Pilwali Tarakan, Bacalon Harap Jalankan Tugas yang Telah ditetapkan
PPDB Kaltara Tembus 8.224 CPD
Dorong Peran Aktif Antar Umat Beragama Membangun SDM Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jumlah Penduduk Kaltara Terus Alami Peningkatan
Next Article Mulai Terasa, Efek Domino Dari Kenaikan BBM Sudah Berjalan
3 Komentar
  • huge tits photos berkata:
    10 Juli 2024 pukul 01:26

    Watch movies from the guy’s viewpoint to feel like you’re
    right in the middle of the action and obtain a good view!
    You will find big booties in just about any other category you can think of!
    Whether you’re into curvy teenagers, sexy MILFs, or thick Asians, each of them
    have a spot here. Check out the bouncing, backshots, and amazing action in group sex, gangbangs, anal, one-on-one,
    and much more. https://stockaholics.net/proxy.php?link=https://brilink.me/hIr5NOf

  • jista pujcka bez registru v cesku berkata:
    25 Agustus 2024 pukul 08:04

    Přijetí hypoteční platby může být nebezpečné pokud
    nemáte rádi čekání v dlouhých řadách , vyplnění závažné formuláře , a odmítnutí úvěru na základě vašeho úvěrového skóre .
    Přijímání hypoteční platby může být problematické, pokud nemáte rádi čekání v dlouhých řadách , podávání extrémních formulářů , a odmítnutí úvěru na základě vašeho úvěrového
    skóre . Přijímání hypoteční platby může být problematické , pokud nemáte rádi čekání v dlouhých
    řadách , vyplnění extrémních formulářů
    a odmítnutí úvěrových rozhodnutí založených na úvěrových skóre .
    Nyní můžete svou hypotéku zaplatit rychle a efektivně v České
    republice. https://groups.google.com/g/sheasjkdcdjksaksda/c/iCky8v6kzgs

  • free nude pictures berkata:
    29 Oktober 2024 pukul 08:21

    People find it much more appealing to view naked physiques than covered ones.
    And one of the things that appeals is the experience of vulnerability,
    such as when a woman plays foreplay and feels embarrassed or exposed while she is naked.
    When both functions are in the shield, it increases
    the intimacy of the love-making. When their partner is resilient, dominance is specifically appealing to some guys.
    And let’s not forget about the nude video: they really go all
    out when it comes to showing off whatever, focusing on penetration, and
    on private parts.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?