By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Jadi Atensi, Gubernur Minta Pengelolaan CSR Beri Dampak ke Masyarakat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Jadi Atensi, Gubernur Minta Pengelolaan CSR Beri Dampak ke Masyarakat
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

Jadi Atensi, Gubernur Minta Pengelolaan CSR Beri Dampak ke Masyarakat

Redaksi
Last updated: 15 Februari 2023 22:47
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) di menjadi atensi Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H Zainal A Paliwang, SH., M.Hum disela-sela penyampaiannya dalam kegiatan konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2024.

Di mana CSR, menjdai tanggung jawab social oleh perusahaan kepada pemerintah dan masyarakat. Sehingga berdampak positif bagi lingkungan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Seperti diketahui, kapasitas fiskal daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota begitu terbatas. Sehingga memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar pembangunan tetap berjalan.

“Perlu kita pahami bersama-sama bahwa APBD Provinsi dan kabupaten/kota terbatas, untuk itu diperlukan peran seluruh pemangku kepentingan di luar pemerintah daerah,” katanya Rabu (15/2).

Salah satu upayanya adalah partisipasi dana CSR, penguatan kerja sama dengan mitra pembangunan, serta peluang pembiayaan pembangunan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha.

Karena itu ia menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk melakukan koordinasi. Selain itu, ia juga meminta agar forum CSR betul-betul menunjukkan kinerjanya.
“Perangkat daerah terkait segera lakukan koordinasi agar dana CSR ini dapat berdampak kepada masyarakat,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email
Jadikan Perpustakaan Tempat Favorit Warga
Pasien Terus Bertambah, Ruang Perawatan RSUD Kian Sesak
Kompak, Rachmawati Zainal-Ping Yansen: Bangga Buatan Indonesia, Bangga Buatan Kaltara
Harnessing the power of VR with Power Rangers and Snapdragon 835
DPD Partai Nasdem Tarakan, Buka Penjaringan Calon Kepala Daerah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur Resmi Tutup Lomba Perahu Tradisional
Next Article Inginkan Program di Tahun 2024 Jadi Instrumen Pertumbuhan Ekonomi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?