By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Inflasi Bulan Juni 2,91 Persen
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Inflasi Bulan Juni 2,91 Persen
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

Inflasi Bulan Juni 2,91 Persen

Redaksi
Last updated: 5 Juli 2023 00:06
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Inflasi Kalimantan Utara pada bulan Juni berada di angka 2,91 persen. Angka ini berdasarkan jika dibandingkan pada Juni tahun lalu (year on year) turun 2 persen. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara, Dr H Suriansyah, M.AP mengungkapkan, inflasi Kaltara justru terjaga saat ini.

“Artinya, harus tetap stabil, kita harus menjaga supaya tidak fluktuatif,”kata Sekprov saat mengikuti Rakor Inflasi Nasional yang dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian secara daring.

Ia menyebutkan terjadinya inflasi di Kaltara karena sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga. Seperti daging ayam ras yang cenderung mengalami kenaikan. Menurutnya, kenaikan dianggap wajar karena didatangkan dari luar Kaltara.
“Konsumsi daging kebanyakan didatangkan dari Kabupaten Berau,”katanya.

Selain itu, kondisi di lapangan juga menyebabkan harga pakan ternak yang cukup tinggi.
“Penyebab inflasi di Kaltara dari daging ayam ras, telur, bawang merah, kalau lombok masih fluktuatif,” ujarnya.

Surianysah menambahkan faktor pendukung penyebab inflasi di Kaltara karena faktor ekonomi bukan daerah penghasil. Hal ini yang oleh transportasi ongkos angkut dari luar kota.

Belum lagi ada musim cuaca seperti musim gelombang yang menghambat pengiriman antar pulau sehingga menambah inflasi. Selain itu, kata Sekprov, Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum telah menerbitkan surat permintaan penambahan maskapai penerbangan di Kaltara.

“Inflasi Juni lalu 2.91 yang artinya jauh dibawah nasional, kita sudah terjaga, tadi Pak Menteri meminta menjaga inflasi kita, itu dari segi Inflasi artinya upaya kita pemerintah itu berhasil, walaupun kita tetap perhatian,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Pemkot Tarakan Upayakan Penyesuaian Tarif PDAM Tidak Bebani Masyarakat
Salurkan 16 ribu Lebih Beasiswa, Ini Pesan Ketua Komite III DPD-RI
Sambangi Baloy Adat Mayo, PJ Walikota Tarakan Disambut Hangat
2 Februari 2021
Promosikan Nilai Budaya, Gubernur Kaltara Wajibkan ASN Pakai Aksesoris Lokal
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Utusan Kaltara Berangkat Pertengahan Juli
Next Article ASN di Pemprov Kaltara akan Ikuti Penilaian Potensi dan Kompetensi dengan Metode CACT
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?