By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Gubernur Paparkan Beberapa Isu Penting di Forum ASEAN BAC
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Gubernur Paparkan Beberapa Isu Penting di Forum ASEAN BAC
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

Gubernur Paparkan Beberapa Isu Penting di Forum ASEAN BAC

Redaksi
Last updated: 8 September 2023 01:24
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H. Zainal A. Paliwang SH, M.Hum belum lama ini mengikuti Business Roundtable dalam Forum ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC) di Jakarta.

Borneo Business Roundtable adalah forum komunikasi kerjasama peningkatan ekonomi seluruh wilayah di pulau Borneo yang mencakup Kalimantan, Sarawak, dan Sabah Malaysia serta Labuan dan Brunei Darussalam.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan sejumlah isu strategis di Kaltara. Meliputi isu perdagangan, pembangunan infrastruktur trans borneo dan pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) yang ada di Kabupaten Bulungan.

Selain itu juga mengenai upaya reduced emission, deforestation and degradation dan manejemen penggunaan lahan (REDD+) melalui Heart of Borneo seluas 1,2 juta Ha di Kabupaten Malinau.

Menurut Gubernur, isu perdagangan cukup penting lantaran provinsi ke 34 ini melakukan kegiatan perdagangan berupa ekspor hasil pertanian. “Ini selalu kita lakukan sejak dulu. Kita harapkan perdagangan di Kaltara mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bersama dan kesejahteraan masyarakat,”katanya.

Pemprov, kata Gubernur juga sedang membangun jalan penghubung dari Malinau menuju Krayan sepanjang 196 kilometer. “Ini bertujuan untuk membuka akses jalan yang menghubungkan Kaltara dengan Malaysia. Tentunya ini akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi,”jelasnya.

Berkaitan dengan KIHI, Gubernur mengungkapkan saat ini tengah berjalan. Ia menargetkan dalam waktu dekat Kaltara sudah memproduksi Alumunium Ingot sebanyak 500 ribu ton per tahun pada 2025. Ia juga menyampaikan, KIHI akan banyak tenant yang masuk. Dari situ, Foreign Direct Investment (FDI) Kaltara akan meningkat, bahkan diprediksi mencapai USD 132 miliar.

Print Friendly, PDF & Email
Diresmikan, Ekowisata Gunung Selatan Manfaatkan Hutan Lindung
Antisipasi Penyebaran PMK Pada Ternak, Begini Tahapan Pemeriksaannya
Sambut Kedatangan Kharisma, Warga Mamburungan Puji Kepemimpinan dr Khairul
DPD IWAPI Kaltara Ajak Wanita Hebat Rayakan Hari Kebaya Nasional dengan Long Marc dan Nobar!
Sejumlah Maskapai Bakal Buka Rute Penerbangan ke Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pemprov Alokasikan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Jalan Lingkar Krayan
Next Article Pelajar Dihimbau Tidak Membawa Kendaraan ke Sekolah
7 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?