By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Dongkrak PAD, Kran Investasi Segera Dibuka
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Dongkrak PAD, Kran Investasi Segera Dibuka
KALTARAPEMERINTAHAN

Dongkrak PAD, Kran Investasi Segera Dibuka

Redaksi
Last updated: 25 Oktober 2021 19:31
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Utara menjadi atensi khusus. Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan peningatan PAD bertujuan untuk mencapai kemandirian fiskal untuk membantu jalannya program pemerintahan.

“Saya kira peningkatan PAD juga menjadi salah satu hal yang kita perhatikan. Dengan segala potensi yang ada, saya melihat begitu banyak peluang untuk meningkatkan PAD di Kaltara,”jelas Gubernur Senin (25/10/2021).

Karena itu, Gubernur berharap agar segenap pihak dapat berkomitmen untuk membantu agar peningkatan PAD di Kaltara dapat segera terwujud. Selain jalannya program pemerintahan, juga dapat mempercepat masuknya investasi sehingga menjadi fokus utama pemerintah memudahkan investasi di Kaltara. “Sehingga ini menjadi main concern kita dengan memudahkan investasi perizinan di Kaltara dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,”terang Gubernur.

Dikatakan Gubernur, kran investasi perlu segera dibuka. Dengan adanya investasi, pembangunan akan lebih cepat dilaksanakan. Terlebih saat ini provinsi termuda ini tengah bersiap mendukung program Green Industrial Park. Sebuah kawasan industri yang produk keluarannya adalah produk hijau dan energi ramah lingkungan.

“Meski membutuhkan invetasi yang tidak sedikit, namun saya percaya program tersebut akan membuka lapangan pekerjaan dan menciptakan multiplier effect yang positif di masyarakat,”terangnya.

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan bakal ke Kaltara pada November mendatang dengan agenda peletakan batu pertama pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional di Tanah Kuning dan Mangkupadi.

Dia mengatakan, Green Industrial Park ini menjadi yang pertama di dunia. Adapun luasan Green Industrial Park mencapai 20 hektare. “Ini nanti akan jadi pertama di dunia kita memiliki 20 hektare Green Industrial Park yang energinya ditarik dari Sungai Kayan dari kawasan industri hijau ini ada di Kalimantan Utara,” jelasnya.

“Dan yang memesan kawasan ini sudah banyak ngantre karena mereka tahu ini energinya yang dipakai energi hijau,” lanjutnya. Ke depan, kata dia, dunia juga akan berubah. Negara besar tak lagi mau menggunakan produk yang dihasilkan dari industri tak ramah lingkungan seperti yang terjadi saat ini.

“Karena ke depan, 10 tahun lagi, yang namanya Uni Eropa, Amerika tidak mau membayar barang yang dihasilkan industri yang mempergunakan misalnya batu bara, enggak mau lagi. Semua mengarah ke sana, sehingga kita harus mendahului,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Buka Musrenbang RPJPD, Marbun : Manasih yang Paling Prioritas Bagi Masyarakat
Lewat Sidang Paripurna, Senator Kaltara Sampaikan Hasil Reses di Kaltara
Nicky Saputra Novianto Siap Mundur dari Ketua PWI Kaltara, Ini Alasannya
Meski Dianggap Efektif, Program Jaring Penghalang Sampah Tidak Dikembangkan
Baru Keluar Penjara, Residivis Ini Kembali Nekat Kurir Narkoba
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Hari Ini SMA/SMK Mulai Laksanakan PTM
Next Article Digelar Sederhana Namun Bermakna
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?