By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Buntut Dugaan Pencemaran Limbah, DPRD Tinjau Lokasi Karang Harapan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Buntut Dugaan Pencemaran Limbah, DPRD Tinjau Lokasi Karang Harapan
KALTARA

Buntut Dugaan Pencemaran Limbah, DPRD Tinjau Lokasi Karang Harapan

Redaksi
Last updated: 27 Agustus 2022 21:10
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Adanya keluhan sejumlah masyarakat terkait tumpahan minyak berasal dari pipa pertamina menarik perhatian Komisi III DPRD Tarakan hingga melakukan tinjauan langsung di lapangan, Kamis (25/8/022).

Dari hasil peninjauan di lapangan, Ketua Komisi III DRPD Tarakan Muhammad Hanafia membeberkan banyaknya tumpahan minyak pada drainase dan tanaman masyarakat.

Kendati saat ini telah dilakukan penangganan, namun ia memperingatkan jika penangganan harus diselesaikan sampai tuntas dan tetap mengganti kerugian yang dialami masyarakat.

“Kejadiannya di Gang Jagung Persemaian Kelurahan Karang Harapan, memang aliran drainase di sana, masih banyak minyak. Permukaan air masih banyak sekali minyak. Walaupun sudah ditanggani, paretnya sudah digali dan disedot minyaknya. Minyak yang tersisa itu di rumput dan tanaman, hal ini kan yang kita tidak mau,”ujarnya.

Ia pun mengakui jika air yang tercemar tersebut menimbulkan aroma yang menyengat sehingga ia mengkhawatirkan jika aroma tersebut dapat menganggu kesehetan jika dihirup dalam waktu yang lama.

“Aromanya memang menyengat. Kami memberi tenggat waktu kepada Pertamina untuk menyelesaikan tanggung jawabnya dalam waktu 1 minggu ke depan. Ia pun turut mendengarkan keluhan masyarakat dan berjanji akan menyelesaikan persoalan tetsebut sesegra mungkin,”jelas dia.

Dari hasil konfirmasi yang ia terima, pihak pertamina sudah ada penanganan terhadap pipa bocor, kalau kedepannya masih ada, pihaknya akan memanggil Pertamina untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat yang terdampak.

Print Friendly, PDF & Email
Lakukan Pemenuhan Kas Keliling, BI Libatkan KRI Lakukan Distribusi Uang
Gubernur Teken NPHD Pilkada 2024
Petani Rumput Laut Keluhkan Harga Yang Tidak Stabil
Bunda PAUD Sebut Tugas dan Peran Guru PAUD/TK Luar Biasa
Gubernur Targetkan Jalan Malinau – Krayan Fungsional Tahun 2024
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kukuhkan Komunitas Bonsai Tarakan, Gubernur Dorong Tingkatkan Karya dan Inovasi
Next Article Lagi Transaksi Chip Judi Online, Dua Pria Diamankan Polisi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?