By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Waspada Rabies, DKPP Himbau Warga Vaksin Hewan Peliharaan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Waspada Rabies, DKPP Himbau Warga Vaksin Hewan Peliharaan
KESEHATANPEMKOT TARAKAN

Waspada Rabies, DKPP Himbau Warga Vaksin Hewan Peliharaan

Redaksi
Last updated: 15 Agustus 2023 07:21
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan (DKPP) Elang Buana saat dikonfirmasi usai menghadiri sebuah acara. Elang mengakui sejauh ini pihaknya menerima adanya laporan masyarakat yang tergigit anjing, kucing atau monyet. Kendati demikian, beberapa kasus tersebut tidak berdampak rabies bagi korban.

Dikatakan Elang, virus dengan nama latin Lyssavirus cukup berbahaya dan bisa disebabkan gigitan hewan peliharaan. Sehingga ia mengungkapkan masyarakat yang memelihara hewan seperti Anjing, Kucing dan monyet agar selalu menjaga kebersihan hewan peliharaan. Selain itu, ia juga mengimbau agar hewan peliharaan tidak dilepas ke tempat umum, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan ketidaknyamanan warga sekitar.

“Sejauh kami tidak menemukan adanya kasus rabies di Tarakan, memang ada laporan kasus gigitan hewan cuma tidak sampai menyebabkan rabies. Rabies ini juga berpengaruh dengan kebersihan dan perawatan hewan peliharaan. Kalau hewannya dirawat rutin dibersihkan, kemungkinan besar dia tidak menyebabkan rabies,”ujarnya.

Dijelaskannya, hewan terpapar rabies merupakan hewan terinfeksi yang menganggu sistem saraf pada hewan yang menyebabkan kegilaan. Lanjutnya, yang berisiko tinggi untuk menularkan rabies umumnya adalah hewan liar maupun peliharaan yang tidak mendapatkan vaksin rabies. Sehingga ia mengimbau kepada masyarakat yang memelihara hewan agar memvaksin hewan peliharannnya.

“Sejauh ini kami rutin melakukan pengambilan sampel liur hewan-hewan yang dicurigai pembawa virus ini di beberapa tempat. Insya Allah selama ini di Tarakan masih aman dan belum ditemukan kasus gigitan anjing yang mengakibatkan rabies,”jelasnya.

Dikatakannya, selama ini DKPP telah beruapaya cukup maksimal mencegah masuknya wabah rabies ke Kota Tarakan. Hal itu dilakukan dengan melakukan proteksi terhadap keluar-masuknya hewan peliharaan di Kota Tarakan dengan melakukan pemeriksaan secara ketat. Terutama yang berasal dari daerah-daerah yang terlapor adanya kasus rabies.

“Jadi penanganannya mirip dengan PMK, selama ini Anjing atau kucing yang hendak masuk atau keluar kami lakukan pemeriksaan ketat. Bahkan hewan itu tidak boleh masuk ketika kondisinya sakit misalnya pilek atau lainnya. Hewan itu bisa masuk ketika dinyatakan sehat dari sakit apapun,”terangnya.

Print Friendly, PDF & Email
Tim Koalisi dan Relawan Pemenangan akan Menangkan Ziap di Kota Tarakan 
Gubernur Zainal Lantik Bustan Jadi Pj Sekprov Kaltara
Puluhan Kilo Ikan Ilegal Dimusnahkan
Perairan Tarakan-Bunyu Disebut Masih Menyimpan Warisan Peninggalan Perang Dunia Kedua
Meningkat, APBD 2023 Capai Rp 1.16 Miliar
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sekprov Ingatkan Perangkat Daerah selalu Berikan Pembinaan
Next Article Gubernur Kaltara Melesat Menuju Krayan dengan Mengendari Motor
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?