By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: ORI Kaltara Sebut Antusias Masyarakat Mendaftar ke Sekolah Agama Meningkat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » ORI Kaltara Sebut Antusias Masyarakat Mendaftar ke Sekolah Agama Meningkat
PEMKOT TARAKANPENDIDIKAN

ORI Kaltara Sebut Antusias Masyarakat Mendaftar ke Sekolah Agama Meningkat

Redaksi
Last updated: 23 Juli 2023 00:54
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Meski pelaksanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 telah usai, namun PPDB tahun 2023 di Kota Tarakan mengundang perhatian khusus Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Sehingga beberapa waktu lalu perwakilan pimpinan Ombudsman RI menyambangi Kota Tarakan dalam melaksanakan beberapa agenda termasuk meninjau hasil PPDB.

Saat dikonfirmasi, Pimpinan Ombudsman RI Indraza Marzuki Rais mengungkapkan, melihat laporan hasil PPDB pihaknya mengapresiasi PPDB di Kota Tarakan berjalan lancar dan hampir tidak menemui kendala. Dikatakannya, meski begitu terdapat catatan untuk persoalan sekolah di Tarakan yakni belum meratanya penyebaran SMP Negeri sesuai kebutuhan di kecamatan.

“Sepanjang ini kami melihat untuk PPDB tingkat SD dan SMP sebetulnya untuk daya tampung tidak ada masalah. Yang masih ada kendala ada masalah pembagian distribusi area yang tidak masih tidak merata. Ada anak yang mendapat sekolah yang jauh. Dan ketika yang tidak diterima mau dilempar ke sekolah lain, sekolah negeri terlalu jauh dan akhirnya orangtuanya memilih sekolah swasta,”ujarnya.

Meski letak sekolah Negeri belum merata untuk kebutuhan setiap Kelurahan tapi sejauh ini belum ada keluhan terkait PPDB di Tarakan. Kedua, kami juga mendengar bahwa animo pada sekolah swasta agama saat ini sedang meningkat khususnya pesantren. Sehingga ada laporan mengejutkan PPDB tahun ini bahwa ada SMP negeri mengalami kekurangan pendaftar.ihaknya menerima laporan mengejutkan pada pelaksanaan PPDB tahun ini yakni banyaknya sekolah SMP yang mengalami kekurangan pendaftar. Padahal, kata dia di saat daerah lain sekolah negeri kebanjiran pendaftar, SMP di Tarakan justru mengalami hal sebaliknya.

“Dari 14 sekolah ternyata hanya 4 sekolah yang terpenuhi. Yang 10 SMP masih banyak bangku kosong. Jadi berbeda dengan di Kota lain yah, di Kota lain mengalami kekurangan, mencoba menambah rombel kelas, yang ini malah kekurangan,”tuturnya.

Dikatakannya, saat ini pendaftar sekolah swasta juga terus mengalami peningkatan. Hal itu tidak terlepas dari tidak meratanya penyebaran sekolah sesuai jumlah masyarakat. Alhasil, masyarakat yang tidak diterima di sekolah Negeri memilih menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

“Sebenarnya sekolah swasta sekarang tidak kalah dengan sekolah negeri. Bahkan beberapa sekolah swasta kualitasnya dianggap lebih baik dari negeri. Cuma mungkin kendalanya di sini pada biaya, kondisi ekonomi setiap keluarga kan berbeda-beda. tidak semua masyarakat kan mampu menyekolahkan anaknya di swasta,”tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Hands on: Apple iPhone 7 review
Konferensi Kota ke II PWI Tarakan, Walikota Harap Bisa berkontribusi
Kebut Pengerjaan, Walikota Ingin Warga Tarakan Timur Menikmati PDAM
Ringankan Beban KPM, 920 KK Terima Bansos
Optimalisasi Sektor UMKM Di Masa Pandemi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tenis Lapangan Kaltara Sumbangkan Medali
Next Article Gubernur Dukung Peluang Perdagangan Karbon di Kaltara
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?