By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: KTP Konvensional Dihapus Secara Bertahap, Pengurus IKD Masih Minim
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » KTP Konvensional Dihapus Secara Bertahap, Pengurus IKD Masih Minim
PEMERINTAHANPEMKOT TARAKAN

KTP Konvensional Dihapus Secara Bertahap, Pengurus IKD Masih Minim

Redaksi
Last updated: 20 Februari 2023 05:10
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada masyarakat. Sehingga saat ini pemerintah secara bertahap mulai mengurangi penggunaan blanko.

Saat dikonfirmasi, Kepala Disdukcapil Tarakan hamsyah menjelaskan penggunaan blangko ke identitas kependudukan digital (IKD) saat ini baru ada 1767 penduduk dari 160 ribu penduduk pengguna KTP konvensional. Dikatakannya, saat ini penerapan identitas kependudukan digital sudah mulai diterapkan sejak beberapa bulan yang lalu tetapi penerapan ini masih dilakukan secara bertahap.

“Hal ini tentu masih jauh jika dibandingkan dengan jumlah penduduk kota tarakan yang wajib ktp yakni sebesar 160 ribu penduduk. Mau tidak mau kita harus mempercepat, nah jadi kami mengharap padaa seluruh warga Tarakan yang sudah mereka data geometriknya, yang memiliki Smartphone Android,”ucapnya.

Dikatakannya, ketersediaan blanko masih ada cuma secara bertahap dikurangi dan nanti tidak digunakan lagi. Intinya kalau kita punya smartphone kenapa tidak gunakan Smartphone saja. Saya rasa tidak membutuhkan fisik lagi karena sudah ada digital. Mau tidak mau, perkembangan zaman menuntut kita seperti itu

“Terdapat banyak kelebihan jika masyarakat memiliki IKD, diantara lain kelebihannya yakni data yang dimiliki lebih aman dan tidak mudah tersebar dan disalahgunakan oleh pihak lain, lebih mudah dibawah kemana saja dan lebih praktis, data yang disediakan di IKD juga lebih lengkap karena terdapat data lain seperti Kartu Keluarga (KK), vaksin, NPWP, BPJS dan lain-lain,”ucap Hamsyah.

“Kalau ada pergantian status atau pun KTP tidak perlu lagi mengantre di pusat pelayanan Disdukcapil cukup ke call center yang disediakan. yang terakhir, juga menghemat dana pengadaan blangko,” terangnya.

Print Friendly, PDF & Email
Pasangan YESS Siapkan Pembangunan & Kesejahteraan Merata
Antisipasi Bencana Melalui Kampung Siaga Bencana
Pj. Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, S.E., M.Si., Berikan Bantuan Hibah Bibit Benih dan Pestisida Kepada Kelompok Tani
Tiga Orang Pencandu Narkoba Akan Jalani Proses Rehabilitasi
Pergoki Maling, Seorang Pemuda Jadi Korban Pembacokan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Nekat Curi Handpohone di Masjid, Seorang Pria Diciduk Resmob Polres Tarakan
Next Article Polres Tarakan Bongkar Aktivitas Judi Yang Dilakukan di Sebuah Pangkas Rambut
3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?