By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Masih Banyak Honorer, DPRD Minta Perekrutan P3K Diprioritaskan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Masih Banyak Honorer, DPRD Minta Perekrutan P3K Diprioritaskan
PARLEMENTERPEMERINTAHAN

Masih Banyak Honorer, DPRD Minta Perekrutan P3K Diprioritaskan

Redaksi
Last updated: 5 Februari 2023 13:14
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Saat ini masih banyak tenaga honorer di setiap sekolah seluruh Indonesia khususnya di Kota Tarakan. Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan Muhammadiyah Yusuf mengakui jika pihaknya kerap menerima laporan keluhan guru honorer. Bahkan ia menegaskan jika beberpa kali RDP telah dilaksanakan mencari solusi persoalan tersebut. Kendati demikian, kemampuan keuangan daerah masih menjadi faktor terbesar sulitnya dilakukan perekrutan sesuai kuota yang diharapkan.

“Memang ketika kita melihat kondisi sekolah di sini tenaga pendidiknya didominasi honor daripada ASNnya. Sehingga barangkali, ini juga perlu perhatian khusus. Karena kalau tenaga PNS itu, lebih sedikit daripada honorer, maka ini menjadi dilema bagi teman-teman honorer karena mereka pasti merasa ada ketidakadilan dalam dunia kerja,”ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya juga menyoroti cukup banyak sekolah di Tarakan yang didominasi tenaga pengajar honorer daripada tenaga pengajar berstatus PNS dan P3K. Sehingga kata dia, hal ini tidak boleh dipandang persoalan sepeleh karena menurutnya hal ini menimbulkan potensi kecemburuan sosial apalagi terjadi dalam waktu cukup lama.

“Mudah-mudahan ada kebijakan Pemerintah pusat untuk pengangkatan minimal P3K sebanyak-banyaknya. Minimal ASN, PNS, P3K itu lebih dominan dari honor bukan malah terbalik. Meski kita mengakui kemampuan daerah cukup terbatas sehingga diperlukan perhatian pemerintah pusat melalui APBN untu. pemerataan kesejahteraan guru,”jelasnya.

“Diakui atau tidak salah satu tenaga yang berperan besar adalah tenaga honorer. Bahkan cukup banyak tenaga honorer dibebankan kerja berat melebihi tanggung jawab PNS. Tapi dari segi penghasilan mereka jauh berbeda. Sehingga hal inilah yang menimbulkan gejolak. Kalau ini terus dibiarkan maka akan dapat berdampak kepada kualitas pendidikan kita,”sambungnya.

Dikatakannya, hal ini juga berpotensi berdampak negatif pada kualitas pendidikan lantaran adanya gejolak antar tenaga pengajar. Menurutnya, meski hal tersebut tidak terlihat urgen namun hal tersebut bisa berdampak cukup serius bagi regenerasi Indonesia. Oleh sebab itu, pihaknya akan berupaya meminta Pemerintah Daerah agar dapat membuka perekrutan P3K pada tenaga pengajar honorer setiap tahunnya.

“Bagaimana mau kualitas pendidikan baik, kalau sesama tenaga pengajar saja masih ada gejolak. Sehingga outputnya akan berdampak kepada siswa. Kita tidak bicara profesional atau tidak, tapi kita bicara keadilan. Keadilan dalam mengapresiasi jasa tenaga pengajar,”tandasnya

Print Friendly, PDF & Email
Intruksikan Vaksinasi Massal Capai Target
Pemprov Kaltara Pelaksanaan SOA Tetap Berjalan
Lonjakan Kasus Dapat Diminalisir
Berkunjung ke Kaltara, MSF Bakal Lakukan Asessment Kesehatan
Gubernur Bersilaturahmi dengan Purnawirawan TNI/Polri Dan Warakawuri
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Soroti Persoalan Nelayan di Kaltara Sulit Dapatkan BBM, Komite III DPD-RI Sampaikan Begini
Next Article Kutuk Keras Pembakaran Al-Quran, Komite III DPD-RI Batalkan Kerjasama Kepada Swedia
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?