By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Penuhi Kebutuhan Masyarakat, 40 Anakan Sapi Didatangkan Dari Toli-toli
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Penuhi Kebutuhan Masyarakat, 40 Anakan Sapi Didatangkan Dari Toli-toli
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, 40 Anakan Sapi Didatangkan Dari Toli-toli

Redaksi
Last updated: 15 Januari 2023 22:06
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Guna memenuhi kebutuhan pangan pemerintah kota (Pemkot) Tarakan mendatangkan 40 bibit anakan sapi yang berasal dari Tolitoli, Sulawesi Tengah. Saat di wawancara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, Elang Buana menerangkan, 40 ekor anakan sapi tersebut didatangkan dua kelompok tani yakni Kelompok Pemuda Muhammadiyah, dan kedua, untuk kelompok Mawahdah Islamiah masing-masing 20 ekor.

“Ini ada bantuan dari pusat, umur bibit sapi sekitar 8 bulanan. Ada dua kelompok, tapi untuk per orang ada yang dua ekor, ada satu ekor. Setelah menerima bantuan anakan sapi, petani dan peternak akan memelihara dan mengembangkan anakan sapi tersebut,”ungkapnya.

Ia menerangkan, anakan sapi tersebut diberikan kepada seorang yang belum mendapatkan secara gratis untuk petani atau peternak di Tarakan. Adapun kata Elang Buana, bibit sapi didatangkan dari Sulawesi, Palu dan sudah melalui proses pemeriksaan.

“Untuk proses pengembangan anakan sapi, 1,5 tahun sudah mulai membesar. Kami mendatangkan anakan sapi dari Palu, Sulawesi Tengah karena belum pernah ada kasus PMK ditemukan. Nanti dua tahun sudah bisa bunting. Jantan dua, 38 betina. Sengaja ini mau dikembangbiakkan,” jelasnya.

“Zonasinya memang masih kuning, ya kita melalui proses karantina lama sekali, bibitnya 14 hari dikarantina, di Tanjung 14 hari karena Tanjung mendapatkan,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Alokasi Vaksin Kedua Tertunda, Dinkes Targetkan Maksimalkan Pengunaan Dosis Tahap Pertama
Kelompok Remaja Nyaris Bentrok, Tim Patroli Polres Tarakan Turun Tangan
Apresiasi IJTI 2024, Jangan Pernah Berhenti Berkarya untuk Indonesia
Kompak Masyarakat Desa Pa’Lidung | Semenisasi Jalan Utama KRAYAN TIMUR
Apresiasi Pelaksanaan UKW, Sekprov Berharap Insan Pers Semakin Profesional
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Maskapai Air Asia Belum Dapat Mengudara di Tarakan, Ini Alasannya
Next Article Duduk Santai di Panggir Jalan, Seorang Pria Ditangkap Polisi
8 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?