By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Maskapai Air Asia Belum Dapat Mengudara di Tarakan, Ini Alasannya
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Maskapai Air Asia Belum Dapat Mengudara di Tarakan, Ini Alasannya
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Maskapai Air Asia Belum Dapat Mengudara di Tarakan, Ini Alasannya

Redaksi
Last updated: 14 Januari 2023 21:10
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Meski Maskapai Air Asia telah mengajukan slot penerbangan ke Tarakan sejak beberapa bulan lalu, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda maskapai tersebut mengudara. Sehingga hal itu menimbulkan pertanyaan apakah salah satu maskapai terbesar tersebut batal mengudara di Tarakan.  

Saat diwawancara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Layanan Umum Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU-KUPBU) Juwata Tarakan, Ceppy Triono menjelaskan salah satu perusahaan penerbangan raksasa di Asia tersebut masih terkendala rotasi pesawat. Oleh sebab itulah hingga saat ini pihak maskapai Air Asia belum dapat mengoperasikan pesawatnya di Kota Tarakan.

“Pesawatnya sudah 2 tahun vakum karena sempat tidak beroperasi akibat pandemic Covid-19. Jadi butuh usaha lebih keras untuk kembali mengoperasikan pesawat yang sudah lama diam. Apalagi itu membutuhkan anggaran cukup besar,”bebernya.

Lanjutnya, pengajuan slot penerbangan tetap diajukan ke Bandara Internasional Juwata Tarakan. Sehingga jika nantinya armada telah siap, maka langsung dapat dilakukan. Kata dia, biaya yang digunakan untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh peralatan pesawat, harus dilakukan secara teliti dan profesional. Karena regulasi transportasi penerbangan, dan keselamatan nomor satu..

“Untuk pesawat, keselamatan penerbangan nomor satu. Sehingga secara teknis peralatan harus diperiksa Kementerian Perhubungan maupun teknisi dari pabrik pembuat pesawat. Makanya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Mulai Diaktifkan, Layanan SP4N-LAPOR Diharapkan Tingkatkan Pelayanan
20 Pendaftar Magang Akan Ikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang
Hibahkan Lahan Untuk MCC, Pemkot Tarakan Belum Ketahui Kebutuhan Luas Lahan MCC
A Year of Lives Lost to Diseases Science Has Yet to Tame
Perwakilan PD LIDMI Tarakan Wakili Kaltara Kegiatan International Islamic Asean
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kerap Dijadikan Buah Tangan, BPOM Imbau Tidak Beli Produk Ilegal
Next Article Penuhi Kebutuhan Masyarakat, 40 Anakan Sapi Didatangkan Dari Toli-toli
522 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?