By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Meningkat, APBD 2023 Capai Rp 1.16 Miliar
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Meningkat, APBD 2023 Capai Rp 1.16 Miliar
PEMERINTAHANPEMKOT TARAKAN

Meningkat, APBD 2023 Capai Rp 1.16 Miliar

Redaksi
Last updated: 1 Desember 2022 21:34
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tarakan 2023 mendatang akan mengalami peningkatan sebesar 15 persen atau sebesar Rp 1,16 Trilliun rupiah. Diketahui, sebelumnya APBD Kota Tarakan tahun 2022 hanya sebesar Rp1,03 trilun rupiah. Kenaikan ini tidak terlepas dari meningkatnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat diwawancara, Wali Kota Kota Tarakan, Khairul menerangkan, bahwa kenaikan APBD Tarakan tahun 2023 berasal dari adanya kenaikan target PAD. Termasuk dana transfer, dana bagi hasil dan beberapa insentif yang diterima Tarakan. Adapun anggaran tersebut akan diprioritaskan pada 16 program pokok guna mengantisipasi adanya resesi ekonomi.

“Kenaikan disebabkan berbagai faktor, diantaranya insentif untuk penanggulangan inflasi, karena inflasi Tarakan terjaga di bawah rata-rata nasional. Sehingga dapat apresiasi dari pemerintah pusat berupa dana. Yang kedua, memang ada upaya-upaya intensifikasi dan efisiensi PAD ,”ujarnya.

Menurut Khairul, capaian angka 90 persen sudah cukup baik. Sedangkan SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) 2022 berada di kisaran Rp76 miliar atau 7 persen dari nilai APBD. pada tahun 2022 masih terjadi refocusing APBD sekitar 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU), dan telah diserahkan kepada nelayan sebagai BLT kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, serta untuk menekan inflasi.

“SILPA ini karena efisiensi, yang kedua dana BLUD. Jadi, pendapatan tahun lalu cukup banyak tetapi tidak bisa dipakai oleh kita. Karena BLUD rumah sakit kita harus kembali ke RSUKT sehingga SILPA-nya dimanfaatkan lagi untuk peningkatan pelayanan di 2023,”tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Menteri Nadiem : Prodi Kedokteran UBT Jadi Prioritas
Rachmawati Zainal Nahkodai PKK Kaltara, Ping Yansen Dukung Penuh 10 Programnya
Tok !! UKM Tahun 2022 Sebesar Rp 3.774.378,35 Rupiah
Bawa Sabu 4.047 Gram, 4 Orang Penumpang Tujuan Makassar Diamankan Petugas Bandara Juwata Tarakan
Api Muncul Dari Dapur, Diduga Berasal Dari Arus Pendek
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur Minta Rute Tarakan-Tawau Dibuka Kembali
Next Article Kepala Daerah Diminta Fokus Hadapi Tantangan Global
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?