By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Transportasi Udara, Penyumbang Inflasi Kelompok Transportasi di Kaltara
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Transportasi Udara, Penyumbang Inflasi Kelompok Transportasi di Kaltara
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Transportasi Udara, Penyumbang Inflasi Kelompok Transportasi di Kaltara

Redaksi
Last updated: 4 Oktober 2022 22:39
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Tingginya inflasi transportasi di Kalimantan Utara tercermin dari Kota Tarakan yang mencapai 26,74 persen atau tepat berada di posisi kedua tertinggi di regional Kalimantan setelah Tanjung Selor. Apabila digabungkan, inflasi transportasi di Kaltara pada September 2022 mencapai 27,88 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Slamet Romelan memaparkan, sumbangan inflasi terbesar di kelompok transportasi Kaltara adalah tarif angkutan udara. Kondisi yang terjadi saat ini dinilai bukan lagi sebagai kenaikan harga, melainkan pergantian harga.

“Khusus untuk tiket pesawat, bahkan bukan kenaikan harga, tapi ganti harga. Semenjak beberapa bulan terakhir, tiket pesawat sudah di posisi harga tertinggi terus, baik di Tarakan dan Tanjung Selor,” kata Slamet, belum lama ini.

Penumpang pesawat asal Kaltara juga tidak lagi bisa menjadikan bandara lain terdekat sebagai alternatif penerbangan. Mengingat harga yang dipatok melalui bandara tersebut juga tergolong tinggi.

“Biasanya kita ambil alternatif (harga lebih mruah) melalui bandara di Berau, tapi sekarang sama saja. Saya masih ingat waktu itu Tanjung Selor – Balikpapan bisa Rp800 ribu sampai Rp900 ribu, sedangkan dari Berau kita masih bisa dapat harga Rp400 ribu sampai Rp500 ribu. Tapi kalau sekarang selisihnya sekitar Rp40 ribu sampai Rp50 ribu saja,” paparnya.

“Kalau lewat Tarakan juga sama. Harga tiket dari Tanjung Selor itu sama dengan harga tiket dari Tarakan yang ditambah harga tiket speedboat dan ditambah harga taksi dari pelabuhan ke bandara,” kata Slamet menambahkan.

Slamet memprediksi tingginya inflasi transportasi di Kaltara karena adanya persaingan pasar yang tidak sehat. Khususnya dari sisi penyedia layanan transportasi yang beroperasi. Dimana jumlah maskapai yang beroperasi sangatlah minim.

“Sampai saat ini kami pun masih menunggu adanya penyedia layanan transportasi udara lain. Karena hasil diskusi dengan Kepala OPD di Kaltara, diinformasikan segera ada maskapai lain, tapi sampai sekarang kan belum,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pertemuan Slamet dengan Wakapolda Kaltara pada Agustus 2022, diketahui jika kenaikan harga tiket pesawat di Tanjung Selor mencapai 114 persen dibandingkan periode sama tahun 2021.

Sementara grafik kenaikan di Tarakan berada di level 56 persen. Kondisi ini mencerminkan tren inflasi yang meningkat tajam pada tahun 2022 ini.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Kaltara, Panca Oktianti menambahkan, tingginya inflasi transportasi di Kaltara diperparah dengan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini menyebabkan kenaikan tarif angkutan transportasi di dalam kota maupun antarkota.

“Kenaikan harga BBM juga menyebabkan peningkatan inflasi transportasi. Dimana imbasnya adalah tarif penyedia transportasi di dalam kota maupun antar kota mengalami peningkatan,” jelasnya. 

Print Friendly, PDF & Email
Menuju Pembangunan Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan
Gubernur Bersilaturahmi dengan Purnawirawan TNI/Polri Dan Warakawuri
Beri Waktu Panjang, PPDB Diharapkan Dapat Dimaksimalkan
Peduli Masyarakat Di Masa Pandemi, Pemprov Kaltara Salurkan Bantuan
Hibur Warga Tarakan, Peluncuran Maskot dan Jingle Pilkada Diramaikan Eks Vokalis Utopia
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ramaikan Pergelaran Festival Budaya, Pemuda Makassar Bius Penonton Dengan Penampilan Sitobo lalang lipa
Next Article Gubernur Inspektur Peringatan HUT ke-77 TNI di Halaman Yonif R 613/RJA
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?