By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Seriusi Penangganan Stunting, Segini Kucuran Anggaran Penangganan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Seriusi Penangganan Stunting, Segini Kucuran Anggaran Penangganan
KALTARAKESEHATANPEMERINTAHAN

Seriusi Penangganan Stunting, Segini Kucuran Anggaran Penangganan

Redaksi
Last updated: 10 Agustus 2022 22:43
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Sebagai upaya keseriusan pemerintah dalam melalukan penangganan terhadap persoalan stunting, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai koordinator penangganan menyebut anggaran penangganan sekitar Rp 2 hingga 3 miliar. Hal itu disampaikan Koordinator Program BKKBN Provinsi Kaltara, Kukuh Dwi Setiawan.

Ia menerangkan, anggaran tersebut difokuskan pada pendampingan keluarga dalam mencatat seperti cattin, ibu hamil, kemudian pasca melahirkan, bayi dan balita harus tercatat itu yang terpenting. Lanjutnya, untuk stunting memang harus sampai ke perut. Persoalan intervensi spesifik harus bisa sampai ke perut. Kemudian, lingkungannya harus bisa dikelola dengan baik terutama sanitasi dan air bersih harus bisa dikawal programnya.

“Supaya intervensina tepat sasaran kemudian program yang disampaikan di berbagai dinas, ada di berbagai kementerian harus sampai kepada kelompok sasaran dan sampai ke perut,” jelasnya.

“Sebenarnya peran penting media penting dalam hal advokasi perubahan perilaku di masyarakat untuk stunting bisa jadi sarana edukasi di masyarakat dalam hal pencegahan maupun penurunan stunting,” jelasnya.

Ditegaskannya, angka stunting berkisar di 27 persen untuk Provinsi Kaltara. tertinggi ada di Kabupaten Nunukan mencapai 29 persen. Kota Tarakan tercatat 25 persen dan berdasarkan hasil survei SSGI Kementerian Kesehatan. Sementara angka persentase itu hanya penunjuk sementara. Ia mencontohkan pada angka 27 persen di Kaltara, itu kejadian tahun 2021 lalu. Yang perlu dikawal yakni di tahun 2022 ini bisa menurun.

Print Friendly, PDF & Email
Belum Miliki Dokter Khusus, Lapas Kelas II A Tarakan Harapkan Perhatian
Pj Walikota Tarakan, Sambangi Sekertariat Korlakar
Doctors take inspiration from online dating to build organ transplant AI
Hadapi Pilkada Kaltara 2024, Hasan Basri Balon Pertama Kantongi Rekomendasi dari DPP PAN
PLBN Krayan Dapat Atensi Serius
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ajak 4 Orang Rekan, RL Curi Mesin Speedboat Majikan
Next Article Lepas Peserta Jambore, Gubernur Serukan Sikap Saling Menolong
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?