By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Banyak Siswa Kesulitan Mendapatkan Kursi di Sekolah Negeri, Penambahan Rombel Diupayakan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Banyak Siswa Kesulitan Mendapatkan Kursi di Sekolah Negeri, Penambahan Rombel Diupayakan
KALTARAPEMKOT TARAKANPENDIDIKAN

Banyak Siswa Kesulitan Mendapatkan Kursi di Sekolah Negeri, Penambahan Rombel Diupayakan

Redaksi
Last updated: 19 Juli 2022 00:14
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Kerap terjadinya persoalan pada pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) setiap tahunnya menimbulkan pertanyaan apakah pemerintah serius dalam melakukan penangganan PPBD. Hal tersebut terjadi lantaran masih kurangnya jumlah sekolah negeri yang ada.

Saat dikonfirmasi, Kepala Disdikbud Kaltara Teguh Henri Sutanto mengakui, berbagai tantangan harus dihadapi Disdikbud dan orang tua calon peserta didik SMA pada PPDB jalur zonasi tahun ini. Disdikbud menguraikan dugaan penyebab semakin menciutnya jarak zonasi, yakni maraknya perpindahan alamat Kartu Keluarga (KK) jelang pelaksanaan PPDB.

“Kami mengambil langkah solutif agar kesempatan belajar masyarakat Tarakan ke bangku SMA tidak terhambat, maka Disdikbud Kaltara menambah beberapa layanan pendidikan,”ujarnya.

Sehingga pihaknya mengupayakan akan menambah rombel menyesuaikan kondisi diantaranya SMAN 4 Tarakan sebanyak 4 rombel. Rencana SMAN 1 Tarakan kita akan tambahkan 6 rombel.

“Nanti akan bertahap, tahun depan 2 rombel dulu hingga 3 tahun ke depan. Persiapan penambahan rombel, kami memastikan akan ada penambahan ruang kelas, msalnya, di SMAN 1 Tarakan direncanakan penambahan 6 kelas, karena masih terdapat sedikit lahan,”bebernya.

Selain penambahan rombel, Disdikbud mendapat saran agar membuat sekolah filial menurutnya, hal ini dapat mengatasi kurangnya daya tampung siswa karena berada di zonasi yang hanya memiliki 1 sekolah.

“Sekolah filial ini ibaratnya sekolah cabang lah dari induknya. Bangunannya kecil yang dibangun di salah satu tempat, nanti guru dan pendaftarannya tetap di induk sekolah, misalnya SMA Negeri 1 Tarakan,”imbuhnya.

Print Friendly, PDF & Email
Tok !! UKM Tahun 2022 Sebesar Rp 3.774.378,35 Rupiah
Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, Harapkan ASN yang Inovatif
KLA Jadi Tonggak Awal Pembangunan Daerah
Pererat Silahturahmi Antar Sesama, KKSS Kaltara Gelar Halal Bi Halal yang dihadiri Ribuan Masyarakat
12 Things You Didn’t See During The 2017 Golden Globes
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Mulai Diterapkan, Begini Alasan Mengapa Mypertamina Harus Digunakan
Next Article Pemuda Perbatasan jadi Garda Terdepan Memberantas Narkoba
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?