Nunukan, – Dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Nunukan ke-26, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menegaskan bahwa dalam satu tahun terakhir, Pemerintah Daerah tidak hanya fokus pada program unggulan daerah, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung berbagai Program Prioritas Nasional (Pro SN).
Irwan menyebut, dukungan tersebut meliputi bidang penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, hingga pertumbuhan ekonomi.
Dalam sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Nunukan mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang telah beroperasi saat ini meliputi SPPG Nunukan Selatan, Nunukan, Nunukan Tengah, Sebatik Utara, dan Sebatik Timur. Dua lainnya, yakni SPPG Nunukan Barat dan Sebatik Tengah, sedang dalam tahap evaluasi Satgas Pelaksana MBG,” terang Irwan.
Ia menambahkan, Pemda telah menyiapkan lahan untuk empat lokasi pelaksanaan MBG, meski baru satu lokasi yang memenuhi seluruh persyaratan.
Untuk program JKN, capaian Universal Health Coverage (UHC) di Nunukan telah mencapai 98,71% per Oktober 2025, dengan dukungan PBI daerah sebesar Rp 33 miliar. Capaian ini menjadikan hampir seluruh warga Nunukan telah terjamin akses kesehatannya.
Pada program penanggulangan kemiskinan, Pemkab Nunukan mendukung agenda nasional pembangunan 3 juta rumah melalui program Rehabilitasi dan Revitalisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Tahap pertama telah terealisasi 32 unit, dan 200 unit lainnya akan diselesaikan hingga akhir tahun ini,” jelasnya. Program ini merupakan bagian dari 17 Arah Baru Menuju Perubahan yang menjadi visi pemerintahan Irwan–Hermanus.
Sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah mendukung Program Sekolah Rakyat dengan menyiapkan lahan dan proses perizinan. Sementara itu, revitalisasi sekolah tengah berjalan di 10 SD dan 8 SMP yang tersebar di Krayan, Sembakung, Lumbis, Sei Manggaris, Sebatik, dan Nunukan.
“Dukungan kami terhadap pendidikan diwujudkan melalui pembangunan dan rehabilitasi Ruang Kelas Baru (RKB) di 13 lokasi SD dan SMP negeri maupun swasta dengan anggaran Rp 24,6 miliar, pembangunan sarana prasarana sekolah Rp 7,7 miliar, serta pembangunan gedung sekolah baru senilai Rp 3,4 miliar,” ujar Irwan.
Untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemkab Nunukan telah merealisasikan optimalisasi lahan seluas 3.555 hektar — terdiri dari 420 hektar tahap pertama dan 3.135 hektar tahap kedua yang kini mencapai 45% progres fisik. Sementara usulan cetak sawah seluas 3.000 hektar masih dalam tahap penyusunan Survey Investigasi Desain (SID).
Pemkab juga menyalurkan alat mesin pertanian seperti hand traktor, alat panen, dan pupuk, serta melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 94,5 ton bahan pokok hingga September 2025.
Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nunukan tercatat 3,55% pada triwulan pertama dan meningkat menjadi 3,62% pada triwulan kedua tahun 2025.
“Angka inflasi pun berhasil ditekan dari 2,23% pada Juni menjadi 1,84% pada September 2025, sesuai target nasional 2,5 plus minus 1%,” papar Irwan.
Menurutnya, pencapaian ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah kebijakan efisiensi nasional dan dampak global, termasuk perang dagang antara Amerika Serikat dengan sejumlah negara yang turut mempengaruhi perekonomian daerah.
Bupati Irwan menyadari ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah semakin tinggi. Ia menganggap hal itu sebagai tanda kepedulian publik terhadap pembangunan daerah.
“Sebagai pemerintahan baru, kami terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Kritik itu penting bagi kami, karena menjadi tanggung jawab kami untuk menjawabnya dengan kerja nyata,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Irwan mengajak seluruh masyarakat bersatu membangun daerah.
“Nunukan yang inovatif, sejahtera, adil, dan mandiri hanya bisa terwujud bila kita bekerja bersama dengan tanggung jawab dan saling menghargai,” ujarnya.
“Dirgahayu Kabupaten Nunukan ke-26. Dengan energi dan semangat baru, mari kita wujudkan Nunukan Maju,” pungkasnya. (*)



