By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Nunukan Laksanakan High Level Meeting
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Nunukan Laksanakan High Level Meeting
PEMKAB NUNUKAN

Bank Indonesia dan Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Nunukan Laksanakan High Level Meeting

Redaksi
Last updated: 24 April 2025 12:08
Redaksi
1 tahun ago
Share
SHARE

Nunukan – Wakil Bupati Nunukan Hermanus hadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) yang dilaksanakan oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Nunukan. Rabu (16/4/2025).

Kegiatan High Level Meeting yang dilaksanakan ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati juga dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara Hasiando Ginsar Manik, Plt. Sekretaris Daerah Kab. Nunukan selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Pengendali Inflasi Daerah Kab. Nunukan Ir. Jabbar, Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Kepala OPD terkait serta pimpinan Instansi Vertikal.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik dengan dilaksanakannya Rakor High Level Meeting TPID.

“Kegiatan ini guna membuat sinergi dan komitmen kita dalam menjaga tingkat inflasi, sebagai salah satu persyaratan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkesinambungan, dan berkeadilan demi terbangunnya masyarakat Kabupaten Nunukan yang sejahtera,” ungkapnya.

Hermanus juga menyampaikan bahwa pengendalian inflasi menjadi sesuatu yang sangat penting dilakukan, karena inflasi yang tidak terkendali dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat, menghambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pengangguran.

Lebih lanjut, Hermanus juga menyampaikan pentingnya pengendalian inflasi didasarkan pada pertimbangan bahwa inflasi yang tinggi dan tidak stabil memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Pertama, inflasi yang tinggi akan menyebabkan pendapatan rill masyarakat akan terus turun sehingga standar hidup dari masyarakat turun dan akhirnya menjadikan semua orang, terutama orang miskin bertambah miskin. Kedua, inflasi yang tidak stabil akan menciptakan ketidakpaatian bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan,” ujar Hermanus.

Melalui Rapat Koordinasi ini, Hermanus meminta kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk benar-benar bisa memastikan kebutuhan barang dan jasa bagi masyarakat agar tetap tersedia dan terjangkau oleh masyarakat serta benar-benar memastikan bahwa inflasi bisa dikendalikan.

Hermanus juga berharap agar bisa menetapkan kebijakan dan rekomendasi dalam pengendalian inflasi daerah yang membahas isu-isu strategis yang ada di kabupaten Nunukan, menyiapkan program dan kegiatan yang tepat sasaran dalam mendukung pengendalian inflasi daerah.

“Terkait dengan penyampaian data pendukung, saya meminta agar data yang disampaikan berkualitas, akurat, valid, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, karena data sangat penting dan bernilai strategis,” tambahnya.

Hermanus juga berharap, melalui Forum Rakor High Level Meeting TPID ini, dapat membangun kerjasama yang lebih efektif dan optimal, guna memantau serta menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan strategis, serta dapat membenahi infrastruktur yang mendukung perdagangan dan logistik agar nantinya pengendalian inflasi di daerah dapat berlangsung dengan baik.

Selain itu, selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Pengendali Inflasi Daerah Kab. Nunukan Ir. Jabbar menyampaikan tahun 2023 belum terdapat inflasi secara khusus untuk daerah Kab. Nunukan, baik yang bersumber publikasi BPS, BI, maupun sumber lainnya.

“Barulah sejak Januari 2024, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk melihat inflasi atau deflasi di Kalimantan Utara mengalami penambahan satu daerah penilaian, yakni Kabupaten Nunukan. Sehingga daerah yang menjadi lokus penilaian IHK di Kaltara menjadi tiga yakni, Tarakan, Tanjung Selor, dan Nunukan,” Jelasnya.

Sehingga secara formal tidak terdapat penetapan target tingkat inflasi Kabupaten Nunukan dalam RPJMD Kabupaten Nunukan Tahun 2021 – 2026, maupun dalam RKPD Kabupaten Nunukan tahun 2024.Adv.Nnk

Print Friendly, PDF & Email
Aksa Mahmud Samakan Terobosan Bupati Nunukan dengan Langkah Visioner Bill Gates
Lomba Bedug Sahur Berlangsung Meriah, Masyarakat Padati Sepanjang Rute Perjalanan
Pemkab Nunukan Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al Ikhlas Porsas, Serahkan Bantuan untuk Sejumlah Rumah Ibadah
Hari Pertama Menjabat, Plt. Sekda Nunukan Terima Kunjungan Tim Kementerian Keuangan
Wabup Hermanus: Media Adalah Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Nunukan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Hadiri Halalbihalal di Kampung Enrekang Desa Binalawan Kec. Sebatik Barat
Next Article Bupati Nunukan Hadiri Pisah Kenang Kepala BP3MI Kaltara
UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?