By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Sejak Januari Hingga Juni 2022, Tim Rescue PMK Lakukan 55 Evakuasi Hewan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Sejak Januari Hingga Juni 2022, Tim Rescue PMK Lakukan 55 Evakuasi Hewan
PEMKOT TARAKAN

Sejak Januari Hingga Juni 2022, Tim Rescue PMK Lakukan 55 Evakuasi Hewan

Redaksi
Last updated: 12 Juni 2022 23:05
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Unit Tim Animal Rescue Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) dan Dinas Pol PP Tarakan mencatat laporan Operasi Darurat Non Kebakaran (ODNK) sejumlah 55 Kali sepanjang Januari hingga Juni tahun 2022 ini.

Dikatakan Kasi PMK dan Penyelamatan, Irwan sepanjang bulan Januari hingga Juni 2022 pihaknya menerima laporan didominasi dengan evakuasi terhadap satwa liar yang berada di pemukiman masyarakat kota Tarakan.

“Laporan yang mendominasi kita terima kebanyakan evakuasi hewan liar, berbahaya dan mengancam jiwa warga Tarakan pada tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Irwan menambahkan, berdasarkan data PMK kota Tarakan, satwa liar yang dievakuasi didominasi ular berbisa 25 kali, tidak berbisa 15 kali. Selanjutnya anjing liar 3 kali dan sisanya kera atau bekantan hingga sarang lebah dan sarang tawon. Proses evakuasi dilakukan petugas PMK dengan tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan.

“Kita selalu mengimbau agar masyarakat yang menemukan satwa liar terutama yang berbahaya seperti ular berbisa, agar bisa menghubungi PMK Tarakan atau call center 112 dan call center 113. Apalagi ular berbisa, kami sarankan masyarakat penanganannya jangan dilakukan sendiri. Hubungi petugas PMK, karena kami sudah profesional menangani dan memiliki alat,” tuturnya.

Kendati begitu, kata Irwan, sampai saat ini Belum ada laporan masyarakat yang menjadi korban, semua penemuan satwa liar langsung dilaporkan warga ke PMK.

“Saya rasa saat ini masyarakat Tarakan dianggap sudah mengetahui langkah apa yang dilakukan jika bertemu satwa liar. Hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang menjadi korban, semua penemuan satwa liar langsung dilaporkan warga ke PMK,” tutupnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Progres Belum Jelas, DPRD Minta Penyelesaian Sengketa Lahan Bandara Diseriusi
Minimalisir Kasus Kekerasan Pada Perempuan, Pemprov Kaltara Bentuk Tim Khusus
Dalam Kondisi Kosong, Sebuah Rumah Nyaris Ludes Dilahap Si Jago Merah
Diangkat Menjadi Warga Dayak Kaltara, Zainal Paliwang Berjanji Berikan Yang Terbaik
ZIAP SEMAKIN MENYALAA..!! Warga Desa Respen & Desa Seberang Malinau Siap Menangkan ZIAP
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tergiur Upah Besar, Seorang Pria Nekat Jadi Kurir Narkoboy
Next Article Malam Silaturahmi PAKAR, Eratkan Tali Persaudaraan
7 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?