By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Seriusi Persoalan Stunting, pemkot Tarakan Bentuk Tim Pencegahan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Seriusi Persoalan Stunting, pemkot Tarakan Bentuk Tim Pencegahan
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Seriusi Persoalan Stunting, pemkot Tarakan Bentuk Tim Pencegahan

Redaksi
Last updated: 10 Juni 2022 23:00
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN –Menyoal stunting pada anak dapat berdampak terhadap perkembangan motorik dan verbal, peningkatan penyakit degeneratif, sakit dan kematian pada anak. Pemerintah Kota Tarakan tampaknya tengah berupaya keras menurunkan angka kasus stunting yang bisa dilihat dari data SSGI prevalensi stunting 2021, Tarakan memiliki kasus stunting sebesar 25,9 persen.

Angka tersebut jauh dari target nasional, di mana Presiden Jokowi menginstruksikan di tahun 2024, setiap daerah di Indonesia memiliki angka prevalensi stunting maksimal 14 persen.

“Kita bentuk tim dalam pencegahan stunting yang terdiri dari beberapa organisasi perangkat daerah seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak– Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-P2KB), Bappeda, Dinas Kesehatan,” tuturnya Effendi, Wakil Wali Kota Tarakan.

Lebih lanjut, kata Effendi, bahwa yang menjadi penanggung jawab yakni Wali Kota Tarakan, dr Khairul, dan sebagai Wawali Kota Tarakan sebagai ketua pelaksana.

“Jadi mungkin bisa aja yang terindikasi stunting bukan penduduk asli melainkan hanya singgah. Sebab dari pantauan kami paling banyak di daerah pesisir. Jadi ini pekerjaan bersama untuk menurunkan kasusnya,” jelasnya.

Kendati demikian, menurut Effendi angka 25,9 tersebut merupakan data tahun 2021. Sementara di tahun 2022 angka stunting di Kota Tarakan turun drastis menjadi 17 persen.

“Di tahun 2022 angka stunting di Kota Tarakan turun menjadi 17 persen. Hanya saja, Nunukan juga turun drastis menjadi 15 persen. Saya pun heran mengapa bisa turun padahal wilayah Nunukan sangat luas. Nunukan saat ini turun dari 30 menjadi 15 persen. Sehingga di tahun 2022, Tarakan yang tertinggi dalam kasus stunting,” ujarnya.

Ia pun berharap dengan adanya rapat bersama OPD terkait membahas penyebab dan aksi pencegahan stunting, kasus stunting di Kota Tarakan dapat menurun. Bahkan dirinya menargetkan kasus stunting di Kota Tarakan bisa turun menjadi 8 persen.

“Namun jika mengacu pada target nasional, kita hanya butuh 14 persen. Jadi hanya kurang 1 persen lagi. Semoga dengan adanya tim ini target tersebut bisa kita capai,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Ketua TP-PKK Serahkan Bantuan dan Hibur Warga Korban Kebakaran Malinau
Banyak Jalan Rusak, Upaya Perbaikan Masih Berkutat Pada Pembahasan Anggaran
Keluarga Miliki Pengaruh Besar Dalam Pencegahan Narkoba
Resmi Pegang Ahli Juru Parkir, Perumda Aneka Usaha Lakukan Perubahan Sistem Kerja
Pastikan Keamanan Jam Malam, Personel Polres Tarakan laksanakan Patroli skala Besar
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Satpol PP Amankan Pelaku Pencurian Uang Masjid Yang Diduga ODGJ
Next Article Gubernur Berharap Kejurnas Grasstrack jadi Spirit Crosser Lokal
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?