By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy Produksi Belgia dilarang Beredar di Pasaran
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy Produksi Belgia dilarang Beredar di Pasaran
KESEHATANPEMKOT TARAKANRAGAM

Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy Produksi Belgia dilarang Beredar di Pasaran

Redaksi
Last updated: 13 April 2022 21:08
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Dianggap Miliki Kandungan Berbahaya, Kinder Joy dilarang Beredar di Pasaran

TARAKAN – Adanya temuan bakteri Salmonela pada salah satu makanan yang digemari anak-anak yakni brand Kinder akhirnya membuat produk asal Belgia Kinder Joy dilarang beredar di pasaran.

Diketahui, kandungan bakteri pada Kinder Joy dapat menyebabkan gejala ringan seperti diare, demam, dan kram perut. Sejauh ini POM RI menemukan sedikitnya 63 anak-anak mengalami dampak ringan setelah mengonsumsinya. Hal itu diungkapkan Kepala Badan POM Kota Tarakan, Hariyanto Baan saat dikonfirmasi.

“Atas dasar ini pula Badan POM RI melakukan penarikan semua jenis brand Kinder untuk melindungi masyarakat dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Kami akan melakukan random sampling dan pengujian di seluruh wilayah Indonesia terhadap produk merek Kinder yang terdaftar,”tuturnya. (13/04/2022).

Sementara waktu, Badan POM akan menghentikan peredaran produk merek Kinder untuk sampai waktu yang belum dipastikan. Diketahui, produk kinder Joy yang beredar saat ini berasal dari India. Oleh Karena itu, produk Kinder Joy asal India dapat beredar di Indonesia. Namun, karena merebaknya kabar buruk ini, pihaknya tidak mau kecolongan dan memastikan apakah produk ini aman atau tidak.

“Jadi peredarannya dihentikan dulu sampai hasil pengujian dari Badan POM keluar. Tapi bukan berarti yang dari India ini mengandung Salmonela ya hanya kita mau cek saja” tuntasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Jelang Pelantikan DPD RI, Hasan Basri Komitmen Terus Lanjutkan Perjuangan Aspirasi Masyarakat Kaltara
Dua Korban Speed Boat Terbalik Akhirnya Ditemukan
Petani Rumput Laut Keluhkan Harga Yang Tidak Stabil
Buntut Tidak Stabilnya Harga Udang, Aliansi Mahasiswa dan Petambak Turun ke Jalan
Begini perbedaan Moderna dan Sinovac
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Berikan Bantuan Sekaligus Serap Aspirasi Masyarakat
Next Article Jaga Kesetabilan Harga, BI Lakukan Sosialisasi Belanja
532 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?