By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Awal Tahun, Kasus Meninggal Karena Covid-19 Capai 3 Orang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Awal Tahun, Kasus Meninggal Karena Covid-19 Capai 3 Orang
KESEHATANPEMKOT TARAKAN

Awal Tahun, Kasus Meninggal Karena Covid-19 Capai 3 Orang

Redaksi
Last updated: 4 Maret 2022 20:24
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga saat ini penularan covid-19 di Kota Tarakan terus peningkatan. Tercatat, per Kamis (3/3/2022) sore, kasus konfirmasi positif tercatat mencapai 1.486 kasus aktif dan adanya pertambahan konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 247 kasus. Hal itu diterangkan Wali Kota Tarakan dr. Khairul M.Kes.

Dijelaskannya, sejak akhir Februari 2022 kasus meninggal dunia sejak akhir Februari 2022 kemarin sebanyak 3 orang. Lanjutnya, Kasus meninggal dunia rerata karena faktor memiliki riwayat komorbid.

“Yang dirawat rata-rata belum divaksin. Ada juga sudah vaksin tapi belum lengkap sampai dosis pertama ada juga yang sudah dosis kedua,” jelasnya.

Namun begitu, ia mengingatkan jika vaksinasi sangat penting sekali dilakukan masyarakat. Hal itu dikarenakan vaksin dapat meminimalisir penularan.

“Kalau dibiarkan batuk pilek lama-lama bisa jadi sesak napas bisa menyebabkan kematian. Selama tidak ada sakit tidak masalah,” ujarnya.

Adapu terkait PTM, untuk perubahan PPKM Level 2 ke PPKM level 3, PTM mengacu jika ada ada positif rate 8 persen, harus ditutup. Sebelumnya di 8 persen positif rate angka kadar kasusnya, maka sekolah disarankan tutup.

“Kalau membaik lagi, bisa dibuka. Kalau level 2 syaratnya vaksinasi di atas 80 persen dan lansia di atas 50 persen maka bisa PTM 100 persen.Makanya kemarin beberapa sekolah yang terpapar tutup karena di atas 8 persen,a da 18 persen ada 20 persen. Dua minggu ditutup,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Diperbolehkan Lepas Masker Di Luar Ruangan, Tapi ini syaratnya
Kasus Positif Bertambah, Dinkes Kaltara Ingatkan Tetap Jaga Prokes
Rahmawati.!!! Suami Saya Adalah Pribadi Pekerja Keras, Tidak Jago Pidato
Heroes of the Storm Global Championship 2017 starts tomorrow, here’s what you need to know
Berkabung, Tokoh Masyarakat Toraja Matius Pasang Tutup Usia
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Berniat Mengantar Paket Shabu, Seorang Pria Diringkus Satresnarkoba
Next Article Gubernur Tutup Kejuaraan Tenis H M Nasir Cup 2022
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?