By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Minim Peminat, Akui Sosialisasi Program Magister Belum Maksimal
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Minim Peminat, Akui Sosialisasi Program Magister Belum Maksimal
PEMKOT TARAKANPENDIDIKAN

Minim Peminat, Akui Sosialisasi Program Magister Belum Maksimal

Redaksi
Last updated: 27 Februari 2022 22:37
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Akui Kurang Sosialisasi, Magister Pertanian UBT Masih Sepi Peminat

TARAKAN – Sejak dibukanya program studi magister Pertanian Universitas Borneo Tarakan (UBT) masih sepi peminta. Sehingga tercatat mahasiswa program magister Pertanian sedikitnya hanya 10 orang.

Saat diwawancara, Rektor Universitas Borneo Tarakan Prof Adri Patton M.Si
Menerangkan, saat ini Kaltara sangat membutuhkan Master Pertanian karena Kaltara merupakan wilayah agraria yang memiliki lahan pertanian cukup luas. Oleh karena itu diperlukan lulusan pertanian yang cukup di Kaltara.

“Sebenarnya kita bisa menjadi penghasil oangan terbaik kalau semakin banyak sarjana-sarjana pertanian bisa memanfaatkan potensi yang ada. Kita punya lahan ini agar bisa menjadi hasil pangan dan kita mempunyai kedaulatan pangan,” tuturnya, (23/02/2022).

Karena menurutnya pangan merupakan pondasi kekuatan negara agar tidak bergantung pada negara lain.

“Setiap kali pemilihan gubernur dan bupati selalu punya visi bagaimana kedaulatan pangan, meningkatkan pangan dan sebagainya, meningkatkan SDM dan sebagainya, bagaimana memenuhi kebutuhan misalnya beras, sayur mayur, tapi kenyataannya kita masih ada mendatangkan dari luar. Artinya itu proses manajemen pengelolaan pertanian ini masih perlu ditingkatkan,”jelasnya.

Ia mengatakan, sebelum membuka program Magister Pertanian, UBT telah membuka program studi Magister Hukum, dan dalam waktu tidak lama lagi, UBT kembali membuka program studi baru yakni Magister Manajemen.

“Saat ini kami sudah membuka 2 bidang studi. Selanjutnya kami menunggu paling satu dua bulan kita akan keluar lagi Magister Manajemen,” tukasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Penularan Meningkat, Permintaan Disinfektan Didominasi Gedung Perkantoran dan Rumah Ibadah
Suzuki Unveils Its Entry-Level 2017 GSX-R125 Sportbike
“SULTON” AGEN OF CHANGE SIAP BAWA PERUBAHAN TOTAL
Dalam Penangganan, DPUTR Pastikan Jalan Aki Balak Tanpa Lubang Lagi
Puluhan Baliho Milik Brigjen Sulaiman dirusak, Tim Relawan Segera Laporkan ke Pihak Kepolisian
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Selter JPTP Kaltara Masih Berproses
Next Article Kasus Positif Bertambah, Dinkes Kaltara Ingatkan Tetap Jaga Prokes
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?