By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Diapresiasi Pemerintah, YFKAB Fokus Tiga Pilar
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Diapresiasi Pemerintah, YFKAB Fokus Tiga Pilar
KALTARAPEMERINTAHAN

Diapresiasi Pemerintah, YFKAB Fokus Tiga Pilar

Redaksi
Last updated: 24 Januari 2022 19:30
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

 

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H Zainal A. Paliwang SH, M.Hum mengukuhkan Dewan Pembina dan Pengawas Yayasan Forum Komunikasi Ane’Belungon (YFKAB) serta menghadiri pelantikan pengurus provinsi dan cabang YFKAB se-Kaltara, Minggu (23/1/2022).

Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Pangeran Khar tersebut menampilkan bela diri Kuntau sebagai pengiring kedatangan Gubernur beserta tamu undangan dan dilanjutkan dengan tarian Jugit Demaring sebagai tarian pembuka.

Adapun yang hadir mengikuti kegiatan tersebut meliputi Wakil Gubernur Yansen TP, Bupati Bulungan Syarwani, Wakil Bupati Malinau Jakaria, Wakil Walikota Tarakan Effendy Djuprianto, Ketua dan wakil ketua DPRD Kabupaten Bulungan dan Tarakan, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kaltara, Rektor Universitas Kaltara, FKUB, unsur Forkopimda dan para tokoh masyarakat.

Kehadiran YFKAB di Kaltara disambut baik oleh Gubernur. Sebab, FYKAB fokus pada tiga pilar yakni bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang sosial-ekonomi. Karena itu, ia berharap pengurus yang dilantik agar dapat menjalankan amanah sebaik-baiknya guna mencapai visi dan misi organisasi.

“YFKAB adalah organisasi masyarakat suku Bulungan yang di mana suku Bulungan termasuk salah satu suku asli di Kaltara khususnya di Kabupaten Bulungan. Saya berharap YFKAB menjadi mitra bagi masyarakat dan pemerintah,” kata Gubernur.

Baginya, organisasi ini membawa cita-cita yang mulia yaitu keinginan untuk meningkatkan kualitas hidup khususnya suku di Bulungan dan suku lainnya. Hal ini juga sejalan dengan visi-misi pemerintah menuju Kaltara yang Berubah, Maju, dan Sejahtera.

Pada kesempatan ini pula, Gubernur mengajak ormas yang hadir untuk menjaga solidaritas demi pembangunan di Kaltara.

“Kita sadari bahwa pembangunan di provinsi yang kita cintai ini tidak cukup hanya peran pemerintah saja melainkan perlu dukungan kelompok lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan yakni pihak swasta dan masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan pemerintah bersama pelaku pembangunan untuk mengejar ketertinggalan. Salah satunya melalui pembenahan dan melaksanakan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selanjutnya, sebagai Ketua Dewan Pembina YFKAB yang baru dilantik, Datu Iman Suramenggala mengharapkan organisasi ini dapat menjadi mitra yang baik bagi pemerintah dalam rangka membangun Provinsi Kaltara.

“Saat ini telah kita laksanakan dan sedang kita laksanakan. Kita selalu mendedikasikan meletakkan kerangka kemajuan bagi daerah kita dan berharap lerangka kemajuan itu akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltara,” terangnya.

Ia menjelaskan sejarah terbentuknya organisasi ini adalah atas keprihatinan mengenai data populasi suku Bulungan yang tidak terdata di Badan Pusat Statistik (BPS) sehingga mendorong beberapa pemuda dan dirinya untuk berkoordiasi dengan BPS untuk di data kembali.

“Kami (bersama BPS,red) menjalin kerjasama, meneken MoU untuk memulai melakukan pendataan. Tetapi diperlukan organisasi yang berbadan hukum untuk memulai pendataan. Inilah yang memacu gerakan membentuk yayasan ini,” jelasnya.

Selanjutnya, ketua panitia kegiatan Linda Sartika menyampaikan total peserta yang mengikuti pelantikan berjumlah 108 orang yang terbagi dalam tujuh cabang yaitu dari Tanjung Palas, Tanjung Selor, Tarakan, Nunukan, Malinau, Sembakung, dan Provinsi Kaltara.

Ia mengungkapkan dasar keinginan untuk membentuk organisasi ini adalah keinginan untuk bersinergi dengan pemerintah Kaltara. “Harapan kami, kami hadir untuk bersinergi, kami hadir bukan untuk bersaing atau bertanding melainkan untuk berdiri,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
SOLID!!! Warga Jawa Dukung Yansen-Suratno di Pilgub Kaltara
Beasiswa Kaltara Unggul, Investasi Pendidikan di Masa Depan
All Out Tolak Kenaikan BBM, PKS Seluruh Se-indonesia Nyatakan Sikap
Belum Menemukan Titik Terang Terhadap Persoalan Lahan, PT Inhutani Sambangi Pemprov Kaltara
Inflasi Kaltara April 2024 Terendah Se-Kalimantan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pimpin Apel, Wagub Tekankan ASN Junjung Nilai Baik dan Positif
Next Article FKUI Yakin Pemerintah Berikan Solusi
576 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?