By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Terima Gelar Kebangsawanan Bulungan, Gubernur-Wagub Siap Emban Misi dan Tanggung Jawab
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Terima Gelar Kebangsawanan Bulungan, Gubernur-Wagub Siap Emban Misi dan Tanggung Jawab
KALTARAKEARIFAN LOKALPEMERINTAHAN

Terima Gelar Kebangsawanan Bulungan, Gubernur-Wagub Siap Emban Misi dan Tanggung Jawab

Redaksi
Last updated: 27 Desember 2021 23:57
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR-Penganugerahan gelar Bangsawan Kesultanan Bulungan, kepada pasangan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang dan Rachmawati Zainal, serta Wakil Gubernur (Wagub) Yansen TP dan Ping Yansen berlangsung di rumah besar atau rumah Perdana Menteri Kesultanan Bulungan di Jalan Kasimuddin Tanjung Palas, Senin (27/12).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur dianugerahi gelar Pangeran Wira Rana Jaya, sementara Rachmawati Zainal menerima gelar Adji Sopiah. Kemudian Wagub Yansen dianugerahi gelar Pangeran Wira Jayantaka dan Ping Yansen menerima gelar Adji Prianka.

Dalam sambutannya, Datu (Dt.) Buyung Perkasa selaku Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan menceritakan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Bulungan. Menurutnya sejarah ini perlu disampaikan agar tidak terjadi penyimpangan dalam memahami.

“Kami berharap sejarah ini jangan sampai ada yang membelokkan ke arah yang tidak benar. Selain itu juga kami memohon kepada Bapak Gubernur dan Wagub untuk memperjuangkan Ibu Kota Kabupaten Bulungan bisa kembali ke Tanjung Palas,” bebernya.

“Selain itu, kami juga berharap agar Gubernur dan Wagub berupaya semaksimal mungkin mengembalikan seperti semula duplikat Istana Bulungan, ini karena bangunan tersebut merupakan bagian dari sejarah,” ungkap Dt. Buyung lagi.

Menanggapi hal ini, Gubernur Zainal mengaku akan menandatangani surat persetujuan dengan Presiden Joko Widodo mengenai penetapan Kecamatan Tanjung Selor sebagai ibu kota Provinsi Kaltara dan Kecamatan Tanjung Palas sebagai ibu kota Kabupaten Bulungan.

“Hari ini saya menandatangani surat untuk melaksanakan perintah Bapak Presiden, semoga Ibu Kota Provinsi Kaltara bisa disetujui oleh Bapak Presiden. Manakala sudah ada keputusan untuk ibu kota provinsi, otomatis kabupaten akan kembali ke Tanjung Palas. Ini sudah sangat pas, apa lagi bupatinya asli dari Tanjung Palas juga,” pungkas Gubernur Zainal.

Ia juga sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat dalam penganugerahan tersebut, menurutnya gelar kebangsawanan tersebut mengandung tugas atau amanah untuk mewujudkan eksistensi kebenaran Kesultanan Bulungan dan menciptakan kesejahteraan masyarakat Kaltara serta segenap warga di lembaga Kesultanan Bulungan tersebut.

“Melalui penganugerahan gelar ini saya harus bisa menjadi panutan bagi seluruh masyarakat Kaltara, semoga saya dan Pak Yansen mampu secara bersama-sama menjalankan tugas dan amanah yang telah dipercayakan kepada kami,” ungkap Gubernur Zainal.

“Saya juga memberikan apresiasi pada lembaga adat Kesultanan Bulungan yang selalu menjaga tradisi dan mempertahankan warisan budaya yang telah ada sejak dahulu serta kepada lembaga adat karena telah mengorganisir secara baik keberadaan lembaga adat yang khasanah kekayaan di Kaltara, hususnya Kabupaten Bulungan,” pungkasnya.

Menurutnya sesuatu bernilai budaya seperti ini juga menjadi bagian dari kekayaan Indonesia, sehingga sangat diharapkan untuk mewariskannya kepada anak cucu agar dapat menghindari hilangnya tradisi ini.

Print Friendly, PDF & Email
Akibat Cekcok, Berakhir Dibacok
Karang Taruna Tarakan Menilai, Pulau Sadau butuh penataan
Banyak Aduan Remaja Kumpul Kebo di Hotel, Satpol PP Menunggu Intruksi
Hands on: Apple iPhone 7 review
SMSI dan Kedubes Iran Sepakat Jalin Kerja Sama
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Amankan 51 Narkotika jenis Ganja, Seorang Penjaga Toko Diamankan
Next Article Kaltara Optimis Mampu Penuhi Kebutuhan Lokal
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?