By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Dikira Besi, Setelah Dicungkir Rupanya Mortir. untung Nggak Meledak !
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Dikira Besi, Setelah Dicungkir Rupanya Mortir. untung Nggak Meledak !
PEMKOT TARAKAN

Dikira Besi, Setelah Dicungkir Rupanya Mortir. untung Nggak Meledak !

Redaksi
Last updated: 11 September 2021 21:53
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Masyarakat RT 20 Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Barat digegerkan dengan ditemukannya sebuah mortir peninggalan perang dunia kedua yang terletak di belakang rumah salah satu warga. pada Sabtu, 11 September 2021.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tarakan Barat, Iptu Angestri mengungkapkan jika mortir ditemukan saat seorang warga sedang membersihkan pekarang belakang rumah. Namun saat aktivitas berlangsung, salah satu warga bernama Natalia, terkejut melihat adanya besi berkarat yang terlihat meski tertimbun.

“Benar tadi ada laporan, saat salah satu warga membersihkan rumah. Awalnya dikira besi tapi dia cungkil dan mengetahui kalau itu mortir,” ujarnya, (11/09).

Ia menerangkan,tentunya tindakan tersebut sangat beresiko. Kendati begitu, ia bersyukur mortir tidak meledak. Lanjutnya, setelah itu, Kemudian sang suami dari penemu mortir segera melaporkan hal tersebut kepada Babinsa dan dikoordinasikan dengan Polsek Tarakan Barat.

Diketahui, benda yang diduga amunisi peninggalan sejarah tersebut memiliki panjang sekitar 30 cm dengan berat kurang lebih 2 kilogram di dalam sebuah lubang kecil. Kondisi terkini, aparat Polsek Tarakan Barat sedang berada di lokasi dan menunggu kedatangan Subden Gegana Brimob Polda Kaltara.

“Belum diketahui pasti apakah mortir ini masih aktif atau sudah tidak. Tapi biasanya mortir yang pernah ditemukan kebanyakan masih aktif. Mortir itu diamankan sementara oleh Gegana Brimob,”pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Apresiasi Timses dan Relawan, Khairul Berharap Restu Warga Kota Tarakan
Terima Aduan Kecurangan, DKUKMP Sidak SPBU Ladang
Gugat Jhonny Laing, Kuasa Hukum Norhayati Andris Anggap Pemberhentian Tidak Sesuai Mekanisme
Dukung Penuh Pembenahan Objek Wisata, Harapkan Kucuran Anggaran Dapat Digunakan Dengan Efektif
“SULTON” AGEN OF CHANGE SIAP BAWA PERUBAHAN TOTAL
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article DPR-RI Berharap Terus Upayakan Alokasi Vaksin ke Kaltara
Next Article Kunjungi Peternakan Kambing Boer di Desa Apung, Mentan Harapkan Industri Peternakan Dikembangkan
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?