By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Hasan Basri Mengecam Keras Pelepasan Hijab Paskibraka
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Hasan Basri Mengecam Keras Pelepasan Hijab Paskibraka
KALTARA

Hasan Basri Mengecam Keras Pelepasan Hijab Paskibraka

Redaksi
Last updated: 16 Agustus 2024 09:26
Redaksi
2 tahun ago
Share
SHARE

JAKARTA – Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri mengecam keras dugaan larangan penggunaan hijab terhadap anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2024, yang telah dikukuhkan Presiden Joko Widodo pada Selasa (13/8) lalu.

“Kami mengecam keras adanya penyeragaman dan pelepasan hijab anggota Paskibraka,” tutur Ketua Jaringan Saudagar Muhammadiyah Wilayah Kaltara.

Menurut Hasan, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) selaku Pengelola dan Penanggung Jawab Program Paskibraka ini untuk mengevaluasi semua aturan dan keputusan yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila, jangan sampai dilanggar Pancasila itu sendiri.

“Terutama sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa dan Undan-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 29,” tegas Ketua Persaudaraan Pemuda Etnis Nusantara (PENA) Kaltara periode 2011 hingga 2015 ini.

Lebih lanjut dijelaskan, lelaki yang juga turut andil dalam pendirian HIPMI di Kaltara ini, pihaknya akan melalukan pengawasan kegiatan pelaksanaan setahun sekali ini.

“InsyaAllah saya juga akan megikuti upacara dan sekaligus akan mengawasi. Jika masih ada penyeragaman dengan pelepasan hijab maka kami akan melalukan upaya-upaya hukum,” jelas Ketua PBSI Kaltara ini.

Pihaknya juga mendesak BPIP untuk bisa menjelaskan alasan calon Paskibraka yang datang ke pemusatan latihan, hingga gladi masih berjilbab namun terlihat tak berjilbab saat pengukuhan oleh Presiden.

“Jangan sampai tujuan merayakan kemerdekaan tetapi tidak merdeka di hadapan Allah SWT. Kami sangat menyesalkan tindakan seperti ini,” ungkap *HB*

Kata Hasan Basri, jika seperti ini pemikiran pengurus BPIP yang dianggap tidak mengerti arti dari Pancasila, maka disarankan untuk mundur dalam kepengurusan.

“Lebih baik mereka mundur karena tidak mengerti nilai-nilai Pancasila kita,” tegas Wakil Ketua KNPI Kaltara periode 2014 – 2017.

Print Friendly, PDF & Email
Gubernur Kaltara, Minta ASN Tingkatkan Skill
Kukuhkan Komunitas Bonsai Tarakan, Gubernur Dorong Tingkatkan Karya dan Inovasi
Pengunjung Sepi, Pasar Bais Akan Ditata
Sekprov Ingatkan Perangkat Daerah selalu Berikan Pembinaan
Bawaslu Kaltara akan rekrut 1.363 Pengawas TPS
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article SMSI Bulungan Resmi Terbentuk, Rachmad Rhomadhani Terpilih Secara Aklamasi
Next Article Bawaslu Kaltara Kolaborasi dengan UBT Selenggarakan ‘Bawaslu Ngampus’ Sukseskan Pilkada Serentak tahun 2024
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?