By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Gubernur Minta LPDP Sediakan Klasifikasi untuk Indonesia Emas 2045
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Gubernur Minta LPDP Sediakan Klasifikasi untuk Indonesia Emas 2045
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

Gubernur Minta LPDP Sediakan Klasifikasi untuk Indonesia Emas 2045

Redaksi
Last updated: 17 Oktober 2023 22:29
Redaksi
2 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, menjadi keynote speaker pada acara ‘Diskusi Visi Misi dan Peta Jalan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Menuju Indonesia Emas 2045’ yang diselenggarakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta di Hotel Swiss-Bell, Kota Tarakan, Senin (16/10).

Tim Riset Inovatif Produktif (Rispo) UGM yang diketuai oleh Dr. Ratminto, M. Pol. Admin, sedang melakukan kajian yang bertujuan sebagai dasar rekomendasi mengenai reformulasi visi dan misi, peta jalan transformasi kelembagaan, serta peta jalan pengembangan layanan LPDP.

LPDP memiliki peran penting dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, terutama melalui program beasiswa yang memberikan kesempatan kepada putra-putri Indonesia untuk menempuh pendidikan, termasuk di luar negeri.

Nantinya, rekomendasi tim akan diformulasikan dengan menggunakan pendekatan scenario planning, yang mengedepankan upaya untuk memperkuat kontribusi LPDP dalam mencapai cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045 dengan memperhatikan perubahan dan tantangan global (megatrends) pada masa depan.

Selain melibatkan stakeholders internal LPDP, identifikasi tren juga melibatkan stakeholders eksternal LPDP. Partisipan dari pihak eksternal ini mencakup Dewan Penyantun dan Dewan Pengawas LPDP (dari Kemenko PMK, Kemenkeu, Kemendikbud, Kemenag, dan BRIN), anggota DPR Komisi XI, pimpinan sejumlah Kementerian/Lembaga terkait (Mensesneg, KSP, Kemenpanrb, Bappenas, Kemenakertrans, Kementan, Bapanas, Kemenkes, dan Kementerian ESDM), Kepala Daerah dari kawasan Indonesia Timur, Tengah, dan Barat, pimpinan Perguruan Tinggi, Civitas Akademika, serta tokoh-tokoh dari lembaga non-pemerintah yang terkait.

Dalam kapasitas sebagai keynote speaker, Zainal Arifin Paliwang menyampaikan beberapa hal. Pertama, ia mengungkapkan bahwa rencana visi, misi, dan program LPDP menuju Indonesia Emas 2045 merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi dan misi Indonesia Emas 2045.

Apalagi, kata Gubernur, Kaltara merupakan wilayah perbatasan yang memerlukan peningkatan sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan semangat Nawacita yang diusung oleh Presiden Jokowi, yaitu membangun dari pinggiran, sehingga pemerataan dan upaya percepatan pembangunan di daerah-daerah tersebut dapat segera terwujud.

“Saya minta kolaborasi terus berjalan, apa yang dibutuhkan Kaltara di support penuh oleh LPDP. Sebab, potensi masyarakat, khususnya generasi muda di daerah ini sangat besar dan penting bagi pembangunan Indonesia,” kata Gubernur Kaltara.

Faktor lain, lanjut Gubernur, adalah sejumlah proyek strategis nasional (PSN) yang berlokasi di Kaltara dan telah berkali-kali dikunjungi oleh Presiden Jokowi. Ditambah lagi, Kaltara berperan sebagai pintu masuk Ibu Kota Negara (IKN) dari berbagai sektor.

“Kaltara akan menjadi pintu masuk (ke IKN, red). Tentu kebutuhan SDM harus disiapkan. Saya harap ada semacam klasifikasi dari LPDP, sehingga ini betul-betul bisa diimplementasikan,” pungkas Gubernur Kaltara.

Print Friendly, PDF & Email
Wagub Kaltara Tinjau Persiapan MAFest 2K23
Dukung Pembentukan Ibu Kota Tanjung Selor, Wagub Harapkan Percepatan Pembangunan
Gubernur Saksikan Peluncuran Pecahan Uang Kertas Tahun 2022
Gubernur Merasa Bersyukur Bupati/Wali Kota Bekerja dengan Baik dan Bersinergi
Nilai Tukar Petani Kaltara Naik 0,52 Persen
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pasar Murah Turut Memeriahkan Rangkaian HUT Kaltara
Next Article Wagub Ikut Ramaikan Atraksi Budaya Di Malinau
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?